Featured Video

Minggu, 06 Oktober 2013

Bandung Bermimpi Membangun Sky Walk

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kembali melontarkan wacana untuk mengatasi kemacetan dengan membangun sky walk di pelintasan kereta api. Untuk mewujudkan wacana itu, tak tanggung-tanggung Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, mengundang Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan para alumni University of California, Berkeley, di Balai Kota, Sabtu (5/10/2013).

Emil mengajak sesama alumnus University of California asal Indonesia, untuk bersama-sama membangun Kota Bandung. Ia berharap kerja sama dan bantuan pikiran serta finansial untuk membenahi Kota Bandung.
"Saya menjadi wali kota diwarisi berbagai permasalahan infrastruktur, 500 ribu orang miskin dan 600 ribu orang stres, makanya butuh bantuan untuk menyelesaikannya," ujar Emil.
Menurut Emil, dengan membangun sky walk, diharapkan warga Kota Bandung bisa menikmati jalan kaki dengan nyaman. Di hadapan Wakil Menteri Perhubungan, Emil menuturkan butuh kesabaran tingkat dewa untuk membenahi Kota Bandung karena banyak kendala yang dihadapi.
"Gelandangan pengemis di Kota Bandung sangat banyak. Saya beri dua pilihan, bekerja sebagai penyapu jalan atau dirazia, tidak ada toleransi lain," ujar Emil.
Ia juga mengatakan pekan depan akan membagikan kantong plastik gratis ke pasar-pasar tradisional untuk tempat sampah. Menurut Emil, kantong plastik itu ramah lingkungan, terbuat dari bahan tapioka yang bisa hancur dalam hitungan hari.
"Kantong plastik tidak hanya disebar di pasar, tapi di semua sudut kota dengan dua warna, untuk sampah organik dan organik," ujar Emil.
Selama ini, kata Emil, tong sampah sudah dipisah antara organik dan nonorganik. Tapi ketika diambil petugas sampah, justru malah dicampur kembali saat ditumpahkan ke dalam truk. "Jika pakai plastik bisa diikat masuk di dalam truk tetap terpisah karena warna plastiknya berbeda," ujar Emil.
Menggunakan kantong plastik selain mudah dipisahkan juga tidak akan dicuri pemulung. "Tong sampah di Kota Bandung sering hilang dicuri, tapi jika pakai kantong plastik tak masalah dicuri juga," ujar Emil.
Bambang Susantano, yang juga alumnus University of California, mendukung dan akan membantu Emil mewujudkan sky walk karena sarana dan prasarana sudah siap. "Pihak PT KAI sudah siap dana, sedangkan para arsitek alumnus University of California siap membantu," ujar Bambang.
Di hari ke-19 menjadi wali kota Bandung, Emil yang mengisi kegiatan bersepeda sempat mengejar pengemis yang pernah ditangkap Satpol PP. "Tadi lihat pengemis yang pernah ditangkap tapi tidak mau jadi penyapu jalan, si ibu milih pulang kampung ke Padalarang, " ujar Emil. "Eh, saat didekati dan ditanya janjinya tak akan kembali mengemis malah kabur," lanjut Emil.
Emil meminta kepada warga Kota Bandung agar tidak memberi uang kepada pengemis di jalanan. Ia pun meminta petugas Dinsos terus merazia pengemis yang tidak mau bekeja sebagai penyapu jalan. "Dengan mempekerjakan pengemis ada dua masalah tertangani, masalah sosial pengemis hilang dan masalah jalan yang kotor jadi bersih dari sampah," ujar Emil. 

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar