Featured Video

Sabtu, 29 Maret 2014

Kapolda Jabar Kembalikan Bayi Korban Penculikan Dini Hari Tadi

Kapolda Jabar Kembalikan Bayi Korban Penculikan Dini Hari Tadi
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Toni Manurung memperlihatkan foto bayi perempuannya (kiri) dan foto rekaman CCTV diduga penculik bayinya dalam acara jumpa pers di RS Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Rabu (26/3/2014). Bayi yang belum diberi nama tersebut diduga diculik oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai tenaga medis sekitar pukul 19.40 WIB di Ruang Alamanda RSHS saat ditinggal orang tuanya ke kamar mandi. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Kepolisian, Jumat (28/3/2014) malam, menemukan bayi yang diculik dari ruang persalinan Alamanda Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (25/3/2014). Bayi ini diserahkan kembali pada orangtuanya, Sabtu (29/3/2014) dini hari.
"Kami serahkan langsung bayi yang berumur 3 hari ini, berat 3,4 kilogram, tinggi badan 49 sentimeter ini kepada Lasmaria Manulang, ibu rumah tangga, alamat Jalan Babakan Irigasi, Pasir Koja, RT 03 RW 04 Kecamatan Bojong Loa Kaler Kabupaten Bandung," kata Kapolda Jawa Barat Irjen M Iriawan, Sabtu dini hari.
Bayi pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria boru Manulang (23) yang belum bernama tersebut ditemukan di kamar kos milik tersangka pelaku, DS (32), di gang Sukawarna Jalan Pasirkaliki Kota Bandung.
Penyerahan kembali bayi kepada orangtuanya ini dilakukan di Markas Polsek Sukajadi, Kota Bandung, berselang sekitar lima jam dari pengungkapan kasus tersebut.
Senyum bahagia pun langsung terpancar dari wajah pasangan suami istri tersebut. Tak henti-hentinya Toni dan Lasmaria menciumi buah hatinya.
"Saya, ayah dari korban mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak kepolisian yang benar-benar menangani kejadian ini," ujar Toni.
"Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu mengungkap pelakunya," imbuh Toni dengan nada gemetar. Dia berharap, kepolisian bisa menggali lebih dalam kasus penculikanbayi tersebut agar tidak terulang di hari depan.
"Saya minta kepada pihak yang berwajib agar dapat memberikan hukuman semaksimal mungkin (kepada pelaku)," kata Toni.s