Featured Video

Senin, 22 Desember 2014

Pelatih Cordoba: Saya Malu

Pelatih Cordoba: Saya Malu
Miroslav Djikic
REPelatih Cordoba, Miroslav Djikic, murka terhadap para pemainnya atas kekalahan 5-0 terhadap Barcelona, Ahad (21/12) lalu. Dia menyebut kedatangan para pemainnya ke Nou Camp sekedar ‘datang untuk meminta kaos Barcelona’.


Pelatih asal Serbia ini melihat timnya kurang bersungguh-sungguh saat mengdapi serangan Barcelona. Dia juga mengklaim bahwa Iniesta terlihat lebih agresif. Namun dia mengaku pada akhirnya, kualitas tim tidak dapat dilepaskan dari uang yang mendukungnya.
“Kami tidak memiliki keberanian yang cukup. Kami datang hanya untuk mendapatkan kaos Barcelona, kami malu,” ujar Djikic setelah pertandingan kepada wartawan, seperti yang dikutip laman Football Espana, Senin (22/12).

 “Kami meminta berfoto bersama pemain barcelona sebelum pertandingan. Untuk memenangkan pertandingan di sini (Nou Camp), anda membutuhkan rasa percaya diri,” ujar dia.

Dia mengatakan malu dengan kekalahan yang menimpanya. Dua gol yang dicetak barcelona dari bola mati seolah menunjukkan ketidak seiusan anak asuhnya.

 “Anda dapat menang, kalah atau seri melawan Barcelona. Namun kami seharusnya dapat berbuat lebih banyak lagi. Mereka bahkan mengalahkan kami tanpa bermain dalam puncak performa,” ujar dia.

Namun demikian dia tidak sepenuhnya menyalahkan anak buahnya. Secara pribadi dirinya mengaku dihantui rasa bersalah.

Menurut dia kegagalan para pemain di lapangan merupakan cermin dari ketidakseriusan pelatihnya. Djukic mengaku, seolah dirinya telah mempermalukan timnya. Dia mengatakan, seharusnya Cordoba bisa bermain lebih agresif.

 “Bahkan Iniesta tampak bermain lebih serius dari pada pada pemain kami. Kekalahan kami akan dicatat sejarah,” ujarnya menyesal.r