Featured Video

Senin, 05 Januari 2015

PSP DAN SEMEN PADANG KALAH

Nasib sama dialami oleh dua tim tuan rumah dilaga awal pergelaran Piala Walikota Padang Minggu (4/1) di Stadion H. Agus Salim Padang. Meski tampil didukung oleh suporternya PSP dan Semen Padang tidak mampu untuk meraih kemenangan. Piala Walikota Padang ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Di laga pertama pukul 16.00 WIB PSP Padang harus mengakui ketang­guhan juara ISL 2014 Persib Bandung. Tim maung Bandung mampu men­jebol gawang PSP yang dijaga Beni Tanjung sampai tiga kali.

Pada babak pertama anak asuh dari Suhatman Imam, Tri Atmaja dan Arjoni Mulya mampu meladeni per­mainan dari kampiun ISL. Satria Feri dan kawan-kawan mampu menahan Firman Utina cs dengan skor 0-0. Dan bahkan PSP mampu mengancam gawang dari Persib beberapa kali.
Memasuki babak kedua Persib mampu memperlihatkan kualitasnya sebagai juara ISL. Pertahanan PSP diserbu dengan bertubi-tubi. Persib mampu mencetak gol pada menit 55 melalui pe­nye­rang anyarnya Mai­con. Empat menit ke­mu­dian Toni Sucip­to menambah gol un­tuk Persib. Tan­tan menutup per­ben­daharaan dari Per­sib pada menit 74.
Di partai kedua Pukul 19.00 WIB Semen Padang me­ngalami nasib yang sama dengan PSP. Menghadapi Persi­ba Balikpapan, Se­men Padang harus kalah dengan skor  1-0. Gol tunggal keme­nangan Persiba dicip­takan oleh Made Wira Hadi pada babak kedua.
Semen Padang menu­run­kan para pemain ba­runya seperti Mofu, Her­man Dzumafo dan  Ga­mal. Eka Ram­dhani, Nova Sasongko dan Hen­dra Adi Bayau tidak diturunkan. Se­men­tara itu Persiba diper­kuat oleh beberapa pemain yang pernah berbaju kabau sirah seperti Suheri Daud dan Valentino.
Pada babak pertama Se­men Padang mampu me­nguasai jalanya pertan­dingan beberapa kali pe­luang berhasil di­cip­ta­kan oleh para anak asuh Jafri Sas­tra. Namun penye­lesaian yang kurang baik tidak mampu menjebol gawang da­ri Persiba. Persiba mampu me­repotkan barisan pertahanan Semen Padang me­lalui serangan ba­liknya. Hingga ba­bak pertama bera­khir kedudukan ma­ sih tetap 0-0.
Babak kedua yang baru berjalan tiga menit gawang Jandia Eka Pu­tra mampu dijebol oleh Made Wira Hadi. Gol berawal dari sebuah serangan balik ce­pat Persiba. Valentino mem­­bawa bola ke arah kanan per­mainan Semen Padang.  Valentino yang meli­hat Made Wirahadi tidak terkawal didepan kotak penalti menyodorkan bola.
Made Wirahadi membawa bola kedalam kotak penalti sambil mele­wati pemain belakang pemain Semen Padang. Setelah dalam kotak penalti Made menendang bola ke gawang tanpa mampu dihalau oleh Jandia.
Setelah tertinggal satu gol Semen Padang meningkatkan serangan ke pertahanan Persiba, namun kurang baiknya penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Hingga babak per­tama kedudukan masih tetap 0-1 untuk kemenangan Persiba.
Pelatih Semen Padang Jafri Sastra mengatakan masih banyak keku­rangan pada timnya yang mesti diper­baikinya untuk kedepanya. “Penye­lesaian akhir, transisi dan koordinasi antar pemain masih perlu ditingkatkan kede­pan­nya,”ujar Pela­tih berlisensi A AFC ini usai per­tandingan.
Mengenai beberapa pemain baru, Jafri mengatakan bahwa para pemain tersebut masih butuh proses. “Ini masih baru awal mereka semua masih butuh pro­ses,”uj­arnya lagi. Pada hari ini Senin (5/1) akan mempertemukan Selangor FC melawan Persiba Balikpapan di pertan­dingan pertama. Dipertandingan kedua akan mempertemukan PSP Padang melawan Pusamania Borneo.