Featured Video

Jumat, 30 Oktober 2015

Petisi Dukungan Buat Rossi Kejar Angka 1 Juta


Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, merayakan setelah berhasil mengunci tempat start ketiga pada seri kualifikas GP Malaysia, di Sirkuit Sepang, Sabtu (24/10/2015).


Petisi dukungan buat Valentino Rossi yang digagas Nicholas davis dari Virginia water, Inggris kini mengincar ke angka 1 juta penandatangan.

Hingga Kamis malam  (29/10/2015) WIB, petisi yang diunggah di situs Change.org telah ditandatangani oleh  525 ribu lebih pendukung.  Situs menyebut maihi butuh sekitar 474 ribu penandatangan untuk mencapai angka 1.000.000.

Berlipatnya jumlah pendukung Valentino Rossi dimungkinkan karena  petisi ini kini tersedia dalam 21 bahasa dari 8 bahasa pada awal peluncuran.  Petisi tersedia dalam bahasa Inggris, Ceko, China, Denmark, Belanda, Perancis, Filipina, Yunani, Hindi, Indonesia, Italia, Jepang, Polandia, Portugis, Norwegia, Romania, Slovenia, Spanyol dan Ukraina.

Dalam petisi yang bernada provokatif ini, Davis meminta dukungan  untuk pembatalan hukuman kepada  Rossi dan dikembalikannya integritas ajang MotoGP. Rossi dijatuhi hukuman memulai lomba di belakang "Grid" pada GP Valencia pada 8 November mendatang. Ia dinyatakan bersalah dalam insiden dengan juara dunia Marc Marquez saat berlangsungnya GP Malaysia di sirkuit Sepang, pada 25 Oktober lalu.

Petisi yang dituliskan pun sangat provokatif, antara lain berbunyi, "Integritas MotoGP jatuh ke dalam kehinaan. Anda baru saja membenarkan taktik balap kotor dengan menghukum Valentino Rossi untuk meraih gelar juara, sementara dia dilecehkan dan disabotase oleh Marc Marquez. Pada saat yang sama, Anda telah membiarkan Jorge Lorenzo menyalip pada bendera kuning, tanpa hukuman..."

Mereka yang menandatangani petisi menuliskan alasan mereka, dengan sebagian besar menyalahkan perlakuan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo terhadap Valentino Rossi.  Ahmad Nauman dari Rawalpindi, Pakistan misalnya,  menyebut,"...Marc (Marquez) tidak lagi ada urusan dnegan perebutan gelar juara dan sengaja melibatkan diri dengan Rossi..."

Sementara Boki Smoki dari Uppsala, Swedia bahkan menyinggung   tindakan Jorge Lorenzo yang lolos dari  pengawasan. "VR (Valentino Rossi) telah disabot oleh MM (Marc Marquez). Sementara JL (Jorge Lorenzo) mendahului (Rossi) saat yellow flag, samasekali tak terkana penalti!!"