Featured Video

Senin, 13 Maret 2017

Crash Tiga Kali, Marquez Tetap Optimistis


Hari terakhir tes pramusim di Qatar dilewati Marc Marquez dengan tiga kali terjatuh. Kondisi itu tak menyurutkan keyakinannya menghadapi musim baru.


Marquez hanya bisa berada di posisi 10 pencatat waktu terbaik pada hari terakhir tes pramusim yang dilangsungkan di Qatar. Catatan waktunya adalah satu menit 54,990 detik, lebih lambat 0,660 detik dibanding Maverick Vinales yang ada di urutan teratas.

Bersama Dani Pedrosa, Marquez punya serangkaian program tes di hari terakhir. Program tes tersebut adalah terkait performa peralatan elektronik, aerodinamis, dan setingan untuk balapan demi mendapat kecepatan yang diinginkan.

Tes tersebut tak bisa dibilang berjalan mulus untuk Marquez karena dia terjatuh sampai tiga kali. Tidak ada cedera dialami juara dunia MotoGP tiga kali itu.

"Saya mengalami crash tiga kali, yang pertama adalah dekat start karena motornya tidak stabil di tikungan 4 dan saya melakukan pengereman telat. Lalu pada malamnya saya kehilangan kendali bagian depan dua kali, tapi crash kedua, yang terjadi dalam simulasi balapan, adalah kesalahan saya," ucap Marquez dikutip daro GPOne.

"Saat Anda turun lama di lintasan Anda harus berupaya keras, jika tidak maka Anda tidak akan tahu di mana posisi Anda (menjelang awal musim). Bagaimanapun, hal seperti ini lebih baik terjadi saat tes, dan kami berharap saat balapan kondisi kami sudah lebih baik dalam menangani berbagai hal," lanjut dia.

Meski tertinggal setengah detik lebih dari Vinales, Marquez yakin dirinya tetap akan kompetitif saat balapan nanti. Setidaknya untuk bersaing naik podium.

"Seperti saya katakan, kecepatan kami cukup bagus. Maverick lebih cepat dibanding semua pebalap tapi jika kami membalap besok kami akan mampu bertarung untuk naik podium," yakinnya.