Featured Video

Kamis, 15 Juni 2017

Ada Apa dengan Suzuki?


Suzuki belum memetik hasil bagus di MotoGP musim ini. Andrea Iannone masih belum 'klik' dengan GSX-RR, sementara ada isu teknis yang perlu diselesaikan juga.


Dari tujuh seri yang telah berlangsung di MotoGP 2017 ini, Suzuki masih belum menunjukkan tanda-tanda bisa kompetitif. Hasil terbaik mereka sejauh ini adalah finis ketujuh di MotoGP Austin, yang diraih Andrea Iannone.

Di seri lainnya, Iannone mendapatkan hasil-hasil mengecewakan. Rider asal Italia itu finis ke-10 di Prancis dan Italia, lalu finis ke posisi 16 di Argentina dan Catalunya, plus dua kali gagal finis.

Situasi semakin rumit dengan absennya Alex Rins karena cedera. Pebalap pengganti, Sylvain Guintoli, sejauh ini mentok finis di posisi 15 dari tiga seri terakhir yang diikuti.

Kepala tim Suzuki Davide Brivio mengakui ada problem elektronik pada GSX-RR. Cederanya Rins membuat upaya perbaikan menjadi hampir sepenuhnya dipikul Iannone. Dan Iannone sendiri sejauh ini cukup kesulitan menyesuaikan diri dengan Suzuki.

"Sejujurnya, kami tidak memperkirakan ini memakan waktu panjang. Juga karena kami memulai dengan sangat baik. Saya akan bilang, setelah seri Valencia (musim lalu) dan tes di sana, dengan Andrea sangat senang terhadap motornya, situasinya fantastis," kata Brivio dikutip Crash.

"Pada waktu itu dia menunjuk bahwa elektronik adalah area yang perlu ditingkatkan, dan kami masih perlu meningkatkannya. Kami juga masih berusaha di sana. Lalu untuk yang lainnya, dia cukup senang."

"Lalu, mungkin balapan menjelang dan kami menemukan kesulitan lebih banyak. Elektronik adalah salah satu area yang dirasa Andrea harus kami tingkatkan. Soal ini juga, dia datang dari sebuah motor (Ducati) yang mungkin punya elektronik paling wah. Jadi memang benar bahwa kami belum di level itu," imbuhnya.

Hasil sejauh ini menurun drastis dari musim lalu, di mana Suzuki masih diperkuat Maverick Vinales dan Aleix Espargaro. Musim lalu Suzuki cukup kompetitif di baris terdepan, dengan Vinales satu kali jadi juara dan tiga kali naik podium tiga.

Mereka hanya lima kali finis di luar 10 besar di musim tersebut. Tapi momentum positif itu terlepas di awal musim ini. Brivio pada akhirnya mengakui bahwa timnya masih tertinggal dari pabrikan top lain seperti Honda, Yamaha, dan Ducati, apalagi Suzuki sempat absen di 2012 dan 2013.

"Kami masih sangat baru di permainan ini. Kami perlu memulihkan pengalaman 15 tahun. Tapi inilah yang sedang kami lakukan. Kami mendapatkan tambahan teknisi dari Jepang untuk memperbaiki elektronik," ujarnya.

"Kami sudah sedikit memodifikasi operasi tim kami demi mengonsentrasikan sejumlah orang ke elektronik. Kami sadar akan problem ini. Kami sedang bekerja. Saya rasa kami membuat perkembangan selangkah demi selangkah," tandas Brivio.