Featured Video

Sabtu, 06 Januari 2018

Ducati Akui Negosiasi Kontrak Baru Dovizioso Akan Rumit


Ducati berharap bisa mempertahankan Andrea Dovizioso lebih lama. Tapi Ducati sadar negosiasi kontrak baru Dovizioso mungkin tidak akan berjalan dengan gampang.


Di musim 2017, Dovizioso muncul sebagai pesaing terkuat Marc Marquez sampai seri terakhir. Pebalap Italia itu mengemas enam kemenangan meski akhirnya harus finis di belakang Marquez dengan selisih 37 poin. Tapi bagaimanapun, Dovizioso telah melampaui ekspektasi.

Bersama dengan pebalap lainnya, kontrak Dovizioso dengan Ducati akan selesai pada akhir 2018. Mengingat performanya, akan wajar apabila Dovizoso meminta kenaikan bayaran dari gajinya saat ini yang 'hanya' 1 juta euro per tahun, jauh di bawah rekan setimnya Jorge Lorenzo yang dibayar 7 juta euro. 

Sementara itu, Marquez dan Valentino Rossi menjadi pebalap dengan bayaran tertinggi yang disebut-sebut mencapai 10 juta euro.

Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengungkapkan, negosiasi akan dilakukan setelah tes di Sepang yang akan digelar 28-30 Januari 2018.

"Sudah jelas, kami ingin sekali merekrut lagi keduanya, tapi anggarannya bukannya tidak terbatas dan kami tidak bisa menghabiskan semuanya sekaligus," ucap Ciabatti, yang dilansir GPOne.

"Kami sudah tentu sadar bahwa Dovizioso mengharapkan tawaran yang sesuai dengan hasil-hasil terakhirnya, yang tercapai terima kasih kepada pertumbuhan pribadi dia yang besar dan performa yang luar biasa. Tapi juga terima kasih atas dukungan dan daya saing motor Ducatinya."

"Anda tidak memenangi enam balapan Grand Prix secara kebetulan. Kami akan berbicara dengan Andrea secepatnya. Dia mengharapkan sebuah kontrak yang sesuai dengan para rider top. Kami akan membahas jaminan finansial, tapi juga menyangkut teknikal. Dia memang benar, itu akan menjadi negosiasi yang rumit. Kami akan mulai berbicara setelah ujicoba di Sepang di akhir bulan." 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar