Featured Video

Senin, 26 Agustus 2013

Foto Instagram Ani Yudhoyono Dituduh Palsu

Ani Yudhoyono/ Instagram
Gambar sampul muka akun @aniyudhoyono di Instagram
 Ani Yudhoyono memiliki akun Instagram terverifikasi yang secara rutin memublikasikan foto-foto hasil jepretan Ibu Negara. Belakangan, sebuah foto yang diunggah dua hari lalu memicu perdebatan sengit antara sang empunya akun dan beberapa pengguna Instagram lain.


Sebagaimana dilansir oleh Tribunnews, foto tersebut menunjukkan sang cucu perempuan, Almira Tunggadewi atau yang akrab dipanggil Aira berpose di teras Istana Merdeka dengan latar belakang Monumen Nasional dan ondel-ondel saat pelaksanaan Kirab Budaya HUT Ke-68 RI.

Persoalan muncul ketika sejumlah pengguna mulai mempertanyakan keaslian foto yang bersangkutan. Subyek dalam foto (Aira), dinilai para pengguna itu terlihat seperti diambil dari foto lain dan digabungkan dengan gambar background.

Akun Bu Ani pun menanggapi dan menjelaskan sejumlah hal yang membuat foto Aira tampak seperti hasil gubahan digital, walau sebenarnya asli.
Tribunnews.com
Foto Aira yang menjadi bahan perdebatan di Instagram

"Foto ini hanya di-crop. Kalau Aira tampak besar, memang dia berdiri di teras Istana Merdeka, sementara itu saya motret juga di dekat Aira, di teras yang sama. Ini kan ketika kita menonton pawai budaya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI," tulis akun @aniyudhoyono. Beberapa keterangan lanjutan turut disampaikan untuk memperjelas duduk perkara keaslian foto dari sudut pandang sang fotografer.

Namun, penjelasan-penjelasan itu tak lantas membuat semua yang meragukan hasil foto jadi maklum. Perdebatan antara Ibu Ani dan para pengguna Instagram lain ini pun mengemuka. Adu argumen berlangsung beberapa lama hingga @aniyudhoyono sempat memblokir akun yang mendebatnya soal keaslian foto.

Akibat flash

Kabar perdebatan foto @aniyudhoyono menyebar hingga ke ranah media sosial lain, Twitter. Fotografer senior Kompas Arbain Rambey pun angkat bicara. Menurutnya, foto Ibu Ani adalah hasil jepretan asli dan bukan gambar "tempelan".

Yang sebenarnya terjadi, lanjut Arbain, adalah disharmoni pencahayaan foreground dan backgroundkarena Aira mendapat pencahayaan dari lampu flash kamera secara langsung (direct flash), sementara latar belakang disinari oleh cahaya matahari berwarna kekuningan.

Kedua sumber cahaya ini berbeda temperatur warna sehingga membuat subyek dan backgrounddalam foto seolah-olah tampak seperti diambil dalam dua kesempatan berbeda.

Ibu Ani diduga menggunakan flash untuk menerangi Aira yang berada di bawah tenda ketika berpose untuk foto. Kondisi background yang lebih terang daripada keadaan di lokasi Aira disinyalir membuat situasi backlight yang bisa membuat subyek menjadi terlihat gelap apabila tak disinari sumber cahaya lain.

Akun @aniyudhoyono sendiri telah mem-posting klarifikasi yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan gambar asli, bukan hasil manipulasi.

"1. Untuk apa saya mengedit foto Aira agar menempel di situ? 2. Saya bukan fotografer profesional, teknik saya memotret biasa2 saja. Saya tidak pernah merasa sekelas Natgeo. 3. Saya memotret hanya karena hobby. 4. Saya aktif di IG sekedar untuk sharing foto karena mungkin banyak moment baik yang belum tentu dipunyai orang lain. 5. Sama sekali tidak bermaksud untuk dipuji2. 6. bagi yang ingin menikmati karya saya, silakan, alhamdulillah. 7. Saya akhiri perdebatan tentang foto ini. Editan apa bukan. Terserah pendapat masing2. Salam penuh kejujuran dan ketulusan," tulis akun @aniyudhoyono.

Hingga saat berita ini ditulis, foto yang bersangkutan telah mengoleksi 3.718 "like" dan 479 komentar. Ani Yudhoyono sendiri mulai aktif di Instagram pada April lalu dan hingga kini sudah memublikasikan 304 foto serta memiliki lebih dari 90.000 follower.

s
Sumber: Tribunnews.com
Editor: Wicak Hidayat



Tidak ada komentar:

Posting Komentar