Featured Video

Rabu, 06 Mei 2015

Ancelotti Ungkap Penyebab Kekalahan Madrid

AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE
Ekspresi pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, saat menyaksikan anak asuhnya tampil pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions melawan Juventus, di Stadion Juventus, Selas a(5/5/2015).
 Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengaku kecewa timnya takluk melalui serangan balik yang diperagakan Juventus, pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions, di Stadion Juventus, Selasa malam atau Rabu (6/5/2015) dini hari WIB. Namun, Ancelotti pun mengaku optimistis El Real bisa membalikkan keadaaan saat menjamu Juve, pada pertandingan kedua di Santiago Bernabeu, Rabu (13/5/2015).

Madrid takluk 1-2 dari Juve melalui gol yang diciptakan Alvaro Morata (9') dan penalti Carlos Tevez (58'). Adapun gol tunggal Madrid ditorehkan Cristiano Ronaldo (27'). Sepasang gol tim tuan rumah memang hasil dari skema serangan baik.

Pada menit kedelapan, Tevez menerima bol dari dalam kotak penalti lawan. Pemain asal Argentina tersebut melepaskan tembakan keras tetapi bola berhasil ditepis Iker Casillas. Beruntung bagi Juve, Morata berdiri tepat di dekat tiang yang tanpa kesulitan menceploskan bola.

Setelah kedudukan imbang 1-1 pada babak pertama, Juve mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-56. Melalui serangan balik cepat, Tevez yang merangsek ke dalam kotak penalti, dijatuhkan oleh Daniel Carvajal. Tevez sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke tengah gawang sehingga Casillas terkecoh.

"Kami ingin mengontrol pertandingan tetapi kami tidak beruntung. Kami kemasukan dari serangan balik dan kecewa karena itu. Namun dengan kepercayaan diri, kami bisa membalikkan keadaan," kata Ancelotti. 

"Menurut saya, kami kehilangan sedikit kesabaran. Kami tidak mengawali laga dengan baik dan itu membuat kami kebobolan. Kami berkembang tetapi kami tidak cukup berkembang," sambungnya.

Dengan hasil ini, Madrid wajib meraih kemenangan pada pertandingan kedua dengan minimal skor 1-0 untuk melangkah ke final. Adapun Juve hanya butuh hasil imbang tanpa gol untuk meraih tiket final.

"Jika bermain baik (pada leg kedua), kami memiliki peluang. Kami harus waspada. Sebab jika kami kehilangan bola, Juve berbahaya melalui serangan balik," tegas Ancelotti.