Featured Video

Minggu, 14 Juni 2015

Sony Akui Masalah Panas Berebihan di Xperia Z4

http://images.detik.com/content/2015/06/14/317/z4.jpgSony Xperia Z4 (gettyimages)
Setelah dikeluhkan oleh sejumlah penggunanya di Jepang, Sony akhirnya mengakui bahwa Xperia Z4 mengalami masalah panas berlebih. Masalah yang sama juga akan dialami oleh pengguna Xperia Z3+.

Dan Sony berencana merilis pembaruan software yang diharapkan bisa mengatasi masalah ini pada musim panas mendatang. Untuk sementara waktu, Sony memberikan tips untuk para pengguna Z4 agar ponselnya itu tak terjangkit masalah ini.

Yaitu dengan mematikan ponselnya secara reguler setiap harinya, terutama ketika sedang mengisi daya baterai. Jika panas yang muncul dirasa masih mengganggu, Sony mengajurkan para pengguna ponsel itu untuk mendatangi service center-nya yang terdekat.

Sebelumnya, sejumlah pengguna Xperia Z4 di Jepang melaporkan ponsel ini mengalami overheat. Hal itu dibuktikan oleh hasil aplikasi CPU-Z yang menunjukkan suhu Xperia Z4 menembus angka 68 derajat celcius.

Beredar spekulasi sumber panas Xperia Z4 bersumber dari prosesor yang digunakan, yakni Snapdragon 810. Bahkan salah satu operator telekomunikasi Jepang, NTT Docomo, yang membundling Xperia Z4 seakan mengamini hal tersebut.

Di sudut tokonya, NTT Docomo memajang pengumuman soal potensi panas berlebih yang mungkin dikeluarkan oleh ponsel dengan prosesor Snapdragon 810. Dalam pengumuman itu Docomo juga memberikan tips cara meredam panas berlebih ini.

Tapi Xperia Z4 ternyata bukan satu-satunya ponsel yang mengalami kasus panas berlebih di Jepang. Seperti dikutip dari Ubergizmo, Minggu (14/6/2015), beberapa ponsel seperti Fujitsu ARROWS NX, dan Sharp AQUOS Zeta dilaporkan mengalami hal serupa. Kedua ponsel itu juga menggunakan prosesor Snapragon 810.

Isu soal panas berlebih yang berpotensi dialami oleh Snapdragon 810 sempat ditepis oleh Qualcomm selaku pembesutnya beberapa waktu silam. Namun dengan hadirnya kasus ini, sejumlah analis lantas meragukan tepisan Qualcomm tersebut.

Apalagi tak lama kemudian setelah mengeluarkan bantahan Qualcomm langsung merilis Snapdragon 808, yang meski spesifikasinya lebih rendah, diklaim punya suhu operasional rendah. Snapdragon 808 seakan jadi pelarian Qualcomm dari kasus overheat Snapdragon 810.