Featured Video

Senin, 26 Oktober 2015

Yang Serba Aneh pada MotoGP Malaysia



Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, menjadi pemenang balapan GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015). Namun, itu bukan cerita terbesar dalam persaingan akhir pekan kemarin.


Banyak kejadian mengejutkan dan bisa dibilang aneh sepanjang persaingan di Malaysia, yang bahkan sudah terjadi sebelum para pebalap turun ke lintasan. Berikut beberapa di antaranya.

Rossi vs Lorenzo atau Rossi vs Marquez?

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo tengah bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2015. Namun, pada konferensi pers jelang Grand Prix, Kamis (22/10/2015), Rossi menyulut permusuhan dengan Marquez.

Dia menyebut pebalap 22 tahun tersebut dengan sengaja membantu Lorenzo meraih hasil lebih baik darinya pada GP Australia di Sirkuit Phillip Island, sepekan sebelumnya.

(Baca Rossi: Marquez Mambantu Lorenzo!)

Lorenzo meninggalkan podium lebih awal

Lorenzo berhasil finis di urutan kedua pada balapan 20 putaran tersebut. Dia finis di belakang Dani Pedrosa, di depan Rossi. Setelah menerima trofi di atas podium, Lorenzo langsung pergi. Dia tidak melakukan selebrasi semprot sampanye dan foto bersama.

Muncul dugaan bahwa dia kesal karena para penonton menyorakinya saat menerima trofi. Namun, ketika ditanya dalam konferensi pers, pebalap 28 tahun tersebut mengatakan bahwa dia lelah, perlu minum, serta beristirahat karena cuaca saat balapan sangat panas dan tenaganya cukup terkuras.

Rossi tidak hadir pada konferensi pers seusai balapan

Rossi mangkir dari konferensi pers seusai balapan yang seharusnya menghadirkan tiga pebalap yang finis di posisi tiga besar. Konferensi pers mundur hampir satu jam karena harus menunggu keputusan Race Direction menyusul persoalan antara Rossi dan Marquez pada lap ketujuh di tikungan 14. Konferensi pers hanya dihadiri Pedrosa dan Lorenzo.

(Baca: Pedrosa Juara, Marquez Terjatuh, Rossi Tanda Tanya)

Para penggemar Rossi menyatroni markas Honda

Kecelakaan yang melibatkan Rossi dan Marquez memancing banyak reaksi. Para penggemar Rossi yang berada di paddockSirkuit Sepang menunjukkan kekesalan mereka dengan mendatangi hospitality Repsol Honda, dan marah-marah.

Aksi ini bisa diredam meskipun para pendukung Rossi pergi dengan ketidakpuasan.k