Featured Video

Senin, 11 April 2016

Marquez Mendominasi Austin Dari Latihan Bebas Sampai Balapan

Strategi Ban Depan yang Mengantar Marquez Mendominasi AustinThomas B. Shea / AFP
Marc Marquez bukan saja melanjutkan dominasinya di MotoGP Austin, dia tampil sumperior pada balapan yang dia pimpin sedari lap awal hingga menyentuh garis finis.


Austin adalah sirkuitnya Marquez. Dari tiga balapan yang sebelumnya digelar di sana pada ajang MotoGP, ketiganya dituntaskan Marquez dengan menjadi juara. Senin (11/4/2016) dinihari tadi dia mendapatkan kemenangannya yang keempat secara beruntun.

Bukan cuma menang, Marquez melakukannya dengan penuh gaya. Dia menyapu bersih seluruh sesi latihan bebas dan kualifikasi, untuk kemudian memimpin balapan sejak lap pertama sampai menyentuh garis finis. Marquez memang sempat kehilangan posisi pertama tak lama setelah start, namun dia merebutnya kembali selepas tikungan pertama.

Marquez menyentuh garis finis dengan keunggulan enam detik lebih di depan Jorge Lorenzo. Sebuah kemenangan mutlak yang disebutnya sangat terbantu dengan pemilihan ban depan.

"Itu bukan balapan yang mudah karena di warm up saya mencoba memakai ban depan yang sama dengan pebalap lain pakai, ban medium. Tapi karena alasan tertentu saya tidak merasa oke," terang Marquez usai balapan.

"Saat balapan, terimakasih pada tim dan juga Michelin, kami memilih ban terbaik untuk saya yakni ban lunak. Saya tahu kalau kami akan memiliki batasan tapi saya tetap memilihnya. Saya memakai ban lunak dan mencoba memanfaatkan potensinya di awal balapan dan mencoba memanfaatkannya untuk menjauhkan jarak," lanjut dia diCrash.

"Saya terus menggeber sepanjang balapan karena saya tidak tahu kapan bannya akan mengalami penurunan (grip), tapi di lima lap terakhir saya mulai merasakannya di ban depan, saya melaju hingga dua menit enam detik - setelah sebelumnya bisa sampai dua menit lima detik."

"Jadi kami menuntaskan balapan dalam kondisi ban depan sudah sampai pada batasnya dan itu sudah cukup. Saya sudah menciptakan jarak di awal balapan, dan memanfaatkannya di lap-lap terakhir," terang pebalap pemilik dua gelar juara dunia itu.D