Featured Video

Jumat, 26 Agustus 2011

Bilih Toba Beredar di Sekitar Singkarak


Padang, Singgalang
Ikan bilih Singkarak kini terancam punah karena menurunnya elevasi air danau beberapa pekan ini. Uniknya, ikan bilih Toba pun telah mulai beredar di pasaran pada kawasan sekitar Danau Singkarak tersebut.
Hal itu dikatakan pakar ikan bilih yang juga Rektor Universitas Bung Hatta (UBH), Prof. Dr. Hafrijal Syandri di kantornya, Rabu (24/8). Disebutkan, elevasi air kini sudah di bawah 360 meter di atas permukaan air laut. Sebelumnya, di atas 363 meter.
Sementara itu, masyarakat sekitar terus menangkap ikan bilih untuk dijual setiap hari. Jelas itu, akan mengurangi populasi ikan bilih.
“Biasanya ikan bilih itu bertelur di sekitar sungai yang berada dekat danau. Namun, kondisi airnya pun juga semakin kering dan ikan-ikan tersebut tak bisa lagi bertelur,” ujar Hafrijal.
Kondisi demikian, semakin diperparah dengan mulai banyaknya bermunculan kerambah ikan nila di kawasan Danau Singkarak.
Bila tak cepat diantisipasi, maka nasib Danau Singkarak akan sama dengan Danau Maninjau dan bisa jadi ikan bilih yang menjadi kebanggaan Sumbar itu menjadi punah.
Hal tersebut, harus diantisipasi secepatnya oleh pemerintah daerah. Masyarakat pun, harus memahami kondisi demikian. Lalu, pemerintah daerah setempat juga harus membuat aturan yang jelas demi kesealamatan ikan bilih.
Pada sisi lain, banyaknya beredar ikan bilih Danau Toba di Singkarak ini berawal dari dibawanya benih ikan bilih tersebut ke Danau Toba dan dikembangbiakan. Kini, sudah cukup berhasil dan telah banyak dijual di pasaran.
“Kalau pemerintah daerah tak cepat mengantisipasi, bisa jadi ikan bilih yang asalnya di Danau Singkarak bisa beralih ke Danau toba,” imbuh Hafrijal.(103) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar