Featured Video

Rabu, 07 September 2011

Dua perak Astronomi untuk siswa Indonesia


Tim siswa SMA Indonesia berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dalam ajang "International Olympiad on Astronomy and Astrophysics" (IOAA) ke-5 atau Olimpiade Astronomi Internasional ke-5 di Katowice dan Krakow, Polandia. Tim Indonesia yang terdiri dari lima siswa SMA itu datang di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (5/9) malam. (FOTO ANTARA/Kemendiknas-Sukemi/EMY/Koz/11.)

Surabaya (ANTARA News) - Tim siswa SMA Indonesia berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dalam ajang International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) ke-5 atau Olimpiade Astronomi Internasional ke-5 di Katowice dan Krakow, Polandia.

Dalam siaran persnya, Selasa, Staf khusus Mendiknas Sukemi mengatakan, satu medali perunggu diraih oleh M. Wildan Ghafari dari SMA Semesta Semarang, sedangkan dua medali perak diraih Ko Matias Adrian dari SMA Negeri 5 Bekasi dan Raymond Djajalaksana dari SMAK Penabur, Jakarta.

Para jawara astronomi ini disambut para pejabat kementerian pendidikan Senin malam setibanya dari Polandia. 

"Olimpiade itu diikuti 29 tim dari 26 negara dengan jumlah peserta sebanyak 134 siswa SMA, sedangkan Indonesia mengirimkan lima siswa SMA dari Bekasi, Jakarta, Semarang, Gresik, dan Surabaya," kata Sukemi.

Kelima siswa SMA itu adalah Ko Matias Adrian (SMA Negeri 5 Bekasi), Raymond Djajalaksana (SMAK IPEKA Sunter Jakarta), M. Wildan Ghafari (SMA Semesta, Semarang), Miftahul Hilmi (SMA Negeri 1 Gresik), dan James Lim (SMAK Petra Surabaya).

Mereka didampingi dua tim leader dari ITB yakni Dr Hakim L. Malasan dan Dr Mohammad Ikbal.
Selain dua perak dan satu perunggu, Indonesia, melalui Dr Chatief Kunjaya, terpilih menjadi Presiden IOAA untuk periode 2012-2016.(*)


Ahli Ilmu Geofisika akan Membahas Resiko Pengerukan


Juara bertahan lompat galah Hooker gagal


Di Brazil, TNI Jadi "Best Fair Play"


PSSI Siapkan Bonus Jika Timnas Senior Menang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar