Featured Video

Jumat, 22 Februari 2013

Dokter Bedah Salah Angkat Testis, Pria Ini Takut Tak Bisa Punya Anak

Testis berfungsi memproduksi sperma dan testosteron. Seorang laki-laki di Inggris kini merasa takut tidak pernah bisa memiliki anak akibat dokter bedah salah mengangkat testisnya yang sehat dan bukan yang terkena kanker.


Seorang pria diketahui memiliki kanker di salah satu testisnya. Ia pun menjalani operasi pengangkatan testis untuk mencegah agar kanker tidak menyebar dan menyelamatkan testis yang lain.

Namun sayangnya, dokter bedah justru melakukan kesalahan saat operasi dengan mengangkat testis yang sehat, dan baru menyadari kesalahannya tersebut sekitar 40 menit kemudian saat dokter sudah selesai menjahit untuk menutup luka operasi.

"Mereka mengambil testis yang salah, seharusnya testis yang memiliki kanker. Sepertinya saya tidak bisa lagi menjadi ayah, ini menyebabkan stres luar biasa dan menegangkan," ujar pria itu, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat (22/2/2013).

NHS Foundation Trust mengungkapkan telah mengkonfirmasi insiden tersebut, serta pihak rumah sakit telah memberikan permintaan maaf yang tulus dan operasi bedah remedial telah dilakukan pada saat itu.

Seperti dilansir Mayo Clinic, kanker testis terjadi di testis yang mana terletak di dalam skrotum yaitu kantong kulit longgar di bawah penis. Testis ini memproduksi hormon seks laki-laki dan sperma untuk reproduksi.

Beberapa tanda dan gejala menunjukkan adanya kanker testis seperti pembesaran atau benjolan di testis, rasa nyeri di perut atau selangkangan, rasa sakit atau tidak nyaman di testis atau skrotum, serta skrotum terasa berat. Jika gejala ini lebih dari 2 minggu sebaiknya segera hubungi dokter.

Kanker biasanya hanya mempengaruhi 1 testis saja dan dalam banyak kasus tidak diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Hampir semua kanker testis dimulai di dalam sel germinal (sel di testis yang memproduksi sperma dewasa). Namun umumnya bisa diobati meski sudah menyebar ke luar testis.

Beberapa hal diketahui bisa menjadi faktor risiko untuk kanker testis seperti testis tidak turun, perkembangan testis yang abnormal, riwayat kanker testis di dalam keluarga, usia 15-34 tahun dan ras kulit putih diketahui lebih banyak memiliki kanker testis.

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar