Featured Video

Kamis, 02 Mei 2013

Pengamanan TdS Bakal Di perketat


Polres Padangpariaman akan mengawal ketat jalannya iven Tour de Singkara (TdS) di Pa­dangpariaman. Tak kurang dari 2/3 personil yang dimiliki Polres Padangpariaman akan ditugasi mengawal iven balap sepeda terbesar di Sumbar tersebut.


Seperti diakui Kapolres Pa­dangpariaman, AKBP Amirjan SiK, saat menjawab pertanyaan koran ini kemarin, secara umum persiapan TdS di Padang­pa­ria­man sudah dikoordinasikan dengan jajaran terkait di ling­kungan Pemkab Pa­dang­pa­riaman, begitupula dengan jaja­ran instansi terkait lainnya.

Persiapan pengamanan ja­lan­nya TdS menurut Kapolres telah disiapkan dalam bentuk Rencana Pengamanan (Repam), baik bersifat internal maupun terbuka.  “Sesuai rencana, nan­tinya kita akan menurunkan sebanyak 230 personil yang akan disebar di sejumlah titik yang dianggap rawan serta titik-titik persimpangan strategis yang berpotensi mengundang pe­num­pukan massa lainnya,” te­rangnya.

Ditegaskan Kapolres, se­dikitnya ada tiga etape stage TdS yang akan dilalui peserta TdS di wilayah Padangpariaman. Salah satunya, start dari Kantor Bupati Padangpariaman di Nagari Pa­ritmalintang yang letaknya tidak begitu jauh dari Mapolres Pa­dangpariaman.

Untuk pengalihan arus nan­tinya akan dilakukan dengan sistem buka tutup sesuai kebu­tuhan yang ada. “Jadi, ber­hubung ada beberapa jalur lalu lintas utama yang akan dilalui peserta TdS, maka sebagai alter­natifnya kita telah menyiapkan sejumlah jalur tikus, termasuk pengalihan arus melalui ruas jalan pantai melalui kawasan Pantai Tiram Padangpariaman,” ujarnya.

Khusus truk, untuk se­men­tara terpaksa akan dihen­tikan pada tempat atau terminal pem­berhentian yang telah ditent­u­kan. “Yang jelas, karena ini adalah iven berskala inter­na­sional, maka tentunya semua pihak harus bisa mendukung secara penuh, sehingga pelak­sanaannya bisa berlangsung sukses seperti diharapkan. Jadi, kalau memang memungkinkan kita mengimbau agar awak truk mau menghentikan aktivitasnya selama berlangsungnya kegiatan TdS pada hari itu,” terangnya.

Bertolak dari pengalaman tahun sebelumnya, pada TdS tahun ini pihaknya juga akan mengkonsentrasikian penga­manan  pada sejumlah titik yang berpotensi mengundang terja­dinya penumpukan massa di sejumlah titik persimpangan tertentu. Karena hal itu bisa saja berpotensi mengganggu kelan­caran jalannya TdS. Salah satu­nya dengan memperbanyak jaringan pengamanan dengan sistem pagar betis.

Semua elemen dan tokoh masyarakat lainnya, mulai dari jajaran walikorong  serta elemen masyarakat lainnya diharapkan agar ikut berperan aktif dalam  mendukung kelancaran dan memelihara ketertiban selama pelaksanaan TdS. “Karena ba­gai­manapun ketertibatan semua lini akan menentukan suksesnya TdS,” terangnya. (*)

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar