Featured Video

Selasa, 10 September 2013

Tukang Pijat Tim Gagalkan 2 Gol Lawan


Aksi masseur tim menggagalkan peluang lawan (Dirty Tackle)
Aksi nekat ditunjukkan Romildo Fonseca da Silva, seorang masseur tim Divisi 4 Liga Brasil, GO Aparecidense. Karena kecintaanya terhadap GO Aparecidense, Romildo menggagalkan dua peluang emas lawan untuk mencetak gol sebanyak dua kali dengan kakinya.


Peristiwa unik itu terjadi dalam sebuah laga leg 2 perempatfinal Divisi 4 Brasil yang mempertemukan Tupi-MG melawan GO Aparecidense. Hingga jelang bubar, kedudukan 2-2 tidak berubah untuk kedua tim. Baik Tupi-MG dan GP Aparecidense sama-sama memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya setelah bermain imbang 1-1 di leg 1.

Melihat timnya terus tertekan dan nyaris kebobolan, Romildo menyelinap masuk ke dalam lapangan di menit 89 dan berdiri tepat di belakang kiper. Penjaga gawang GO Aparecidense sebenarnya sudah tidak mampu menyelamatkan bola saat pemain Tupi-MG melepaskan tembakan jarak dekat. Namun, Romildo yang berdiri di bawah mistar berhasil menyapu bola. 

Pemain Tupi-MG yang belum sadar ada kejanggalan, kembali menyambar bola rebound. Namun, pemain tersebut terkejut karena bola lagi-lagi gagal menembus gawang GO Aparecidense karena membentur kaki Romildo. Melihat ada keanehan, para pemain Tupi-TG langsung menyerbu Romildo dan mengejarnya hingga ke luar lapangan.

Para pemain Tupi-TG merasa jika Romildo tidak berdiri di depan gawang, peluang tersebut sudah menjadi gol. Romildo akhirnya berhasil menyelamatkan diri dari amuk pemain Tupi-TG dengan masuk ke ruang ganti.

Karena perbuatan Romildo itu, pengawas pertandingan sempat menghentikan laga selama 20 menit. Namun, mereka tetap pada keputusan, tidak memberikan gol kepada Tupi-TG. GO Aparecidense dinyatakan lolos ke babak selanjutnya karena unggul produktivitas gol tandang.

Tidak ayal, saat meninggalkan lapangan, para pemain GO Aparecidense menjadi bulan-bulanan pendukung Tupi-MG. Bus pemain GO Aparecidense dilempari batu. Dilansir dari Dirty Tackle, Tupi-MG akan membawa kasus ini ke meja hijau.

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar