Featured Video

Kamis, 21 Agustus 2014

Indonesia Loloskan Wakil pada Semifinal Olimpiade Remaja


PBSI
Pebulu tangkis yunior Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berekspresi setelah meraih poin atas Kanta Tsuneyama dari Jepang pada perempat final BWF Wolrd Junior Championships di Alor Star, Malaysia, Rabu (16/4/2014). Anthony menang 21-13, 21-5, Rabu (16/4/2014).
 Anthony Sinisuka Ginting mengamankan satu tempat pada babak semifinal bulu tangkis ajang Youth Olympic 2014 yang kini tengah berlangsung di Nanjing, Tiongkok.
Tiket babak empat besar diraih pebulu tangkis tunggal putra ini setelah mengalahkan wakil Jepang, Kanta Tsuneyama, (5/8), 21-8, 14-21, 21-12.
Kemenangan ini tak hanya membuka peluang bagi Anthony untuk merebut medali pada olimpiade khusus atlet yunior ini. Akan tetapi, Anthony juga kian unggul dalam rekor pertemuannya dengan pemain dari Negeri Sakura tersebut dengan skor 2-1.
Anthony sempat mengalami kekalahan pada pertemuan perdana kedua pemain di Asia Junior Championships 2014, dengan skor 13-21, 15-21. Anthony kemudian membalas kekalahannya dengan menumbangkan Tsuneyama pada turnamen yang lebih bergengsi, BWF World Junior Championships 2014, dengan dua gim langsung, 21-13, 21-5.
Pada pertandingan babak perempat final Youth Olympic 2014, Anthony sempat kehilangan gim kedua setelah menang telak pada game pertama. Hal ini diakuinya karena begitu banyak kesalahan yang diperbuatnya pada gim kedua sehingga lawan banyak mendapat angka.
"Saya sudah memegang permainan pada gim pertama, tetapi pada gim kedua saya malah banyak mati sendiri. Banyak bola pukulan saya terlalu memanjang ke belakang lapangan lawan, soalnya saya dapat bagian lapangan yang searah angin," urai Anthony kepadaBadmintonindonesia.org.
"Selain itu, pada gim kedua, saya juga merasa bermain kurang sabar, tidak seperti pada gim pertama," tambah pemain asal klub SGS PLN ini.
Anthony pun berusaha mengembalikan irama permainan seperti pada gim pertama. Ia mengaku tampil lebih sabar dan lebih mengatur bola-bola pengembalian ke arah lawan, dan terus bermain menekan area pertahanan lawan.
Pada perebutan tiket final, Anthony akan berjumpa dengan lawan yang cukup berat asal Tiongkok, Lin Guipu. Pemain unggulan kedua ini adalah peraih medali emas BWF World Junior Championships 2014.
Anthony dan Lin tercatat belum pernah bertemu di lapangan. Namun, jika melihat kekuatan di atas kertas, Anthony punya ranking yang lebih tinggi, yaitu ke-229, sedangkan Lin pada peringkat ke-412 dunia.
"Peluang pasti ada, tinggal lihat di lapangan saja seperti apa. Siapa yang paling siap, dia yang akan menang," ujar Anthony.
Sementara itu, pada pemain tunggal putri, Ruselli Hartawan belum berhasil melewati babak perempat final. Ia terhenti di tangan unggulan pertama asal Jepang, Akane Yamaguchi, 6-21, 21-18, 11-21.
Di sektor ganda campuran, Ruselli dan pasangannya, Daniel Guda (Australia), gagal pada babak penyisihan dari Qin Jinjing (Tiongkok)/Mek Narongrit (Thailand), 13-21, 19-21. Adapun Anthony, yang berpartner dengan Katarina Beton (Slovenia), terhenti pada perempat final setelah ditaklukkan oleh Sachin Premashan Dias Angodavidanalage (Sri Lanka)/He Bing Jiao (Tiongkok), 21-18, 17-21, 17-21. (*)k