Featured Video

Senin, 30 Maret 2015

Ensembel angklung yang terdiri atas anak-anak Indonesia memainkan lagu Twinkle-Twinkle Little Star dalam Auckland Indonesia Festival 2015 di Raye Freedman Arts Centre, Auckland, Selandia Baru, Sabtu (28/3).


Pluralitas dalam tradisi Indonesia tampak jelas dalam Auckland Indonesia Festival 2015 di Raye Freedman Art Centre, Auckland, Selandia Baru, Sabtu (28/3). Tari-tarian dari berbagai daerah seperti Saman, Tari Piring, Tari Topeng, Nandak, Merak, dan Pendet memeriahkan festival yang diselenggarakan untuk kelima kalinya.
 
Pengunjung festival pun menikmati pertunjukan seni tradisi Indonesia. Untuk mengakomodir pengunjung untuk menonton seni tradisional Indonesia, semua penampilan dilangsungkan dalam dua sesi. 
 
Seni tradisional Indonesia tampak beragam mulai dari budaya Aceh dengan Tari Saman, budaya Minang dengan Tari Piring dan Indang, budaya Jawa Barat dengan Tari Jaipong dan ensemble angklung, sampai budaya Bali dengan Tari Pendet. Salah seorang pengunjung asal Italia, Livia, menikmati pertunjukan seni Indonesia.

“Ini pertama kali saya berkesempatan melihat tradisi Indonesia. Saya sangat menghargainya. Batik, music and dance performances are amazing! Thank you so much,” kata Livia.k