Featured Video

Selasa, 17 Maret 2015

Rahasia di Balik Melesatnya Ducati Desmosedici GP15


Ducati via akun Twitter @Ducatimotor
Tampak sayap kecil pada fairing Ducati Desmosedici GP15. Diyakini, peranti ini menambah downforce sepeda motor saat keluar dari tikungan.

Performa Ducati MotoGP mendadak gemilang. Dalam tes pra musim yang diselenggarakan di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu-Minggu (14-15 Maret 2015), ”duo Andrea” (Dovizioso dan Iannone) mendominasi.


Catatan waktu terakhir, Dovi mengasapi Marquez dari Repsol Honda yang bersusah-payah meraih pos kedua dengan beda waktu 0,184 detik. Sementara Iannone ada di pos ketiga dengan beda waktu 0,197 detik dari Dovi, atau selisih 0,013 detik dari Marquez!

Banyak ulasan, rahasia kecepatan ada Desmosedici GP15. Di hari terakhir uji coba, tim menerjunkan sepeda motor baru itu tanpa mengambil keuntungan bahwa tahun ini Ducati masih boleh menggunakan ban lunak. Selama uji coba, tipe ban yang dipilih adalah ”hard” (sama seperti tim pabrikan lain), dan ternyata cepat.


Ducati via akun Twitter @DucatimotorAndrea Dovizioso memamerkan fairing GP15 yang sudah dilengkapi sayap kecil.
Sayap

Satu lagi yang menjadi bahan pembicaraan, bahwa GP15 menggunakan semacam sayap pada fairing (banyak yang menyebutwinglets). Peranti ini mengulang kembali apa yang dilakukan Ducati pada 2010 saat Stoner juga pernah memakainya.

Belum ada penjelasan resmi soal sayap ini, namun diyakini, peranti ini sangat berguna di segala situasi. Logikanya, adanya sayap ini akan menahan angin yang akan melintasifairing dengan arah ke bawah. Alhasil,donwforce (daya dorong ke bawah dari aerodinamika) bertambah dan menambah kestabilan, terutama saat keluar dari tikungan.

Dengan bertambahnya downforce, saat keluar dari tikungan dengan kecepatan tinggi, diharapkan sepeda motor tidak wheelie (ban depan terangkat) yang berimbas hilangnya waktu sepersekian detik karena daya cengkeram ban berkurang.k