Featured Video

Senin, 20 April 2015

Usai 'Dijatuhkan' Rossi, Marquez: Dia Tetap Idolaku

JUAN MABROMATA/AFP/Getty Images
Marc Marquez menyebutcrash yang dialami dalam duel dengan Valentino Rossi adalah karena dia tidak pernah puas dengan kekalahan. Insiden tersebut tak membuat Marquez berhenti mengidolai The Doctor.


Marquez sepertinya akan kembali memenangi MotoGP Argentina saat dia berhasil unggul lebih dari empat detik atas pesaing-pesaingnya meski balapan baru berjalan empat lap. Sempat berduel dengan Aleix Espargaro dan dikuntit Jorge Lorenzo, lawan yang mengalahkan Marquez ternyata datang jauh dari belakang.

Rossi yang memulai race dari posisi delapan perlahan namun pasti menyeruak naik ke posisi teratas. Setelah berhasil naik ke posisi dua di lap 10, Rossi berhasil mengejar ketinggalan selisih empat detik lebih dari seteru juniornya itu.

Puncaknya terjadi ketika race menyisakan dua lap. Rosi dan Marquez terlibat duel, keduanya saling bersenggolan di sebuah tikungan ke kanan, setelah sesaat sebelumnya Rossi sempat memimpin balapan namun Marquez bisa merebutnya kembali.

Saat keluar dari tikungan tersebut Marquez yang berada di belakang terlihat memaksakan diri untuk terus memepet Rossi. Marquez terjatuh dari motornya saat ban depannya menyentuh bagian belakang Yamaha milik Rossi.

"Well ...Saya menganggapnya sebagai balapan yang seru. Tentu saja Anda selalu ingin berada di depan, Anda selalu ingin mendapat lebih lagi, dan Anda selalu mempelajari hal-hal baru," sahut Marquez usai balapan.

"Saya selalu bilang kalau dia (Rossi) adalah idola, panutan, jadi saya selalu belajar dari dia. Sekarang kami harus memikirkan soal Jerez dan mulai mengumpulkan poin yang terbuang," lanjut rider 21 tahun itu di Crash.d