Featured Video

Minggu, 24 Mei 2015

5 Material Populer Yang Digunakan Vendor Smartphone

Vendor smartphone semakin banyak yang bermain di pasar ponsel tanah air, baik dari vendor lokal maupun vendor global. Semua berlomba-lomba menawarkan produk dengan berbagai keunggulan, mulai dari model, spesifikasi, hingga material yang diusung. Umumnya vendor-vendor ini menggunakan material dari bahan plastik, polikarbonat, aluminium atau kaca untuk produknya. Dari sekian banyak material yang ada dengan keunggulan dan kelemahannya masing-masing, bahan mana paling tahan lama untuk digunakan di smartphone Anda? Berikut kami paparkan sekilas.

Bahan Plastik
Bahan ini sangat populer digunakan vendor smartphone, karena bahan ini memberikan bobot smartphone yang lebih ringan serta dapat dengan mudah dicopot dan digonta-ganti sesuai selera konsumen. Faktor berikutnya adalah harga yang lebih murah, sehingga vendor dapat menekan biaya produksi dan harga jual lebih rendah.
Akan tetapi, tentu terdapat kelemahan dari bahan plastik ini. Misalnya saja, smartphone lebih mudah retak, walaupun menggunakan plastik tebal sekalipun. Ketika smartphone panas akibat penggunaan terus menerus, panas yang dihasilkan komponen tidak dapat menyebar karena plastik penghantar panas yang buruk, sehingga resiko kerusakan komponen smartphone lebih besar. Belum lagi bahan ini memberikan kesan “murahan”.
Bahan Polikarbonat
Cukup banyak smartphone yang menggunakan bahan ini, meski tidak sebanyak pengguna bahan plastik. Polikarbonat memiliki struktur yang hampir mirip plastik, namun lebih tebal dibandingkan plastik sehingga tahan terhadap benturan dan goresan. Smartphone yang menggunakan bahan ini akan tetap terasa ringan namun memiliki ketahanan yang memadai.
Hanya saja, bahan ini memang lebih sedikit mahal apabila dibandingkan dengan bahan plastik. Maka, tidak heran vendor yang menggunakan bahan ini untuk smartphonenya memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan yang berbahan plastik. Meskipun polikarbonat masih termasuk golongan plastik, namun bahan ini memiliki ketahanan terhadap temperatur tinggi, sehingga kemampuan bertahan ketika smartphone dalam suhu tinggi lebih terjamin.
Bahan Aluminium
Harus diakui bahwa saat ini bahan ini banyak digunakan oleh vendor-vendor yang memproduksi smartphonenya untuk bertengger dijajaran ponsel premium. Hal ini dikarenakan bahan metal dapat memberikan kesan ekslusif dan elegan apabila membalut sebuah ponsel. Namun, sayangnya, masih ada vendor smartphone yang kurang dapat memanfaatkan potensi dari bahan ini, sehingga tetap saja aluminium terkesan tidak tahan benturan dan mudah berubah bentuk bisa terjatuh.
Aluminium memiliki keunggulan pada kekuatannya dan merupakan penghantar panas yang baik, sehingga bahan ini akan dengan cepat meratakan panas pada komponen. Bahan ini memiliki harga yang cukup mahal untuk proses produksinya sehingga secara otomatis ikut menaikkan biaya produksi dan harga smartphone.
Bahan Kaca
Material ini paling memberi kesan elegan, dibanding aluminium, namun penggunaan material ini haruslah dibalut dengan kerangka yang kuat. Smartphone dengan material ini apabila tidak dikemas dengan baik maka akan menimbulkan kesan “biasa”. Pada dasarnya material kaca hanya digunakan vendor smartphone pada bagian depannya saja, namun beberapa vendor juga mulai menghadirkan material ini pada bagian cover belakang.
Kekurangan material ini adalah kesan ringkihnya, kaca tidak memiliki daya tahan seperti material lainnya. Walaupun beberapa vendor telah berinovasi terhadap material ini, tetap saja dari sisi pengguna mereka masih belum merasa yakin dengan kekuatannya.
Material Kaca dibungkus Kerangka Aluminium
Perpaduan kedua material ini memberikan kesan paling premium jika dibandingkan dengan material yang telah disebutkan di atas. Material kaca yang berkilau memang memberikan kesan mewah, dipadukan dengan kerangka dari aluminium akan memberikan kesan kokoh terhadap perangkat yang memakai perpaduan kedua bahan ini. Apalagi, material kaca sekarang ini banyak yang sudah dilengkapi dengan lapisan antigores.
Bahan aluminium ini menutup keraguan sebagian besar orang akan rapuhnya material dari kaca. Apalagi bila bahan tersebut dipoles sehingga dapat menimbulkan efek berkilau yang membuat semakin elegan.  Apalagi bila vendor tersebut mampu memanfaatkan kesan mewah material kaca ini, seperti memberikan sentuhan melalui teknik embossing UV yang bisa memberikan kesan 3 Dimensi dengan area gelap terangnya.