Featured Video

Senin, 06 Juli 2015

Istri Perwira Polisi Ini Foto Narsis Ditengah Duka Nasional Berlatar Hercules dan Mayat Manusia

Istri Perwira Polisi Ini Foto Narsis Berlatar Hercules dan Mayat Manusia
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Dua orang ibu memegang map Bhayangkari difoto oleh pria berseragam polisi di dekat ekor pesawat Hercules C-130 yang jatuh, di Jalan Jamin Ginting Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2015). 
Banyak yang menanyakan siapa sosok dibalik foto narsis dilatarbelakang bangkai pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting Medan pada Selasa (30/6/2015) lalu.

Di balik foto terlihat jelas seorang berpakaian polisi mengambil foto dua orang perempuan yang sedang berpose membelakangi bangkai pesawat. 
Namun siapa yang menyangka sosok yang sedang narsis itu adalah istri-istri perwira polisi, sedangkan yang mengambil foto narsis itu adalah Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Hasan. 
Usai difoto, dua istri perwira polisi ini tampak senyum cekikikan, sementara Kasatlantas kembali ke posisi semula setelah mengembalikan ponsel milik wanita itu.

M Hasan terlihat sedang memegang kamera ponsel mengambil foto narsis
Kompol M Hasan sebelumnya pernah menghebohkan dunia maya karena tidak menilang oknum anggota TNI yang jelas-jelas melakukan pelangggaran lalu lintas.(BACA: Ini Alasan Kasatlantas Polresta Medan Tak Tilang Kopral TNI Pelanggar Lalu Lintas).

M Hasan terlihat sedang memegang kamera ponsel mengambil foto narsis yang berlatar bangkai pesawat Hercules dan para korban yang belum berhasil ditemukan

Ginting Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2015). 
Sementara itu jagat dunia maya dihebohkan oleh foto narsis yang diambil sang Kasatlantas tersebut.
Foto menggemparkan itu berhasil dijepret fotograper Tribun Medan Risky Cahyadi yang kebetulan secara bersamaan berada di lokasi jatuhnya pesawat Hercules.
Melihat dua orang sedang berpose mengambil foto narsis di latar belakang pesawat hercules Risky secara spontan mengabadikan momen tersebut.
Padahal di saat ini jutaan orang Indonesia sedang berduka karena banyaknya korban tewas atas tragedi ini, bahkan para keluarga yang ditinggalkan masih bingung mencari tahu apakah ada sanak keluarga mereka yang selamat.
Di saat yang bersamaan juga tim evakuasi yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan, Mayjen TNI Edy Rahmayadi dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo bahkan sedang sibuk mencari korban tewas yang masih belum ditemukan.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo ditengah proses evakuasi para korban
Sementara itu, foto ini sudah mulai beredar melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Path dan dikecam oleh para netizen sejak Rabu (1/7/2015) malam.

Banyak reaksi yang dilontarkan oleh netizen di Indonesia terkait acara foto-foto di lokasi bencana tersebut. Sebagian besar bernada mengecam.
"Astaga...... di manakah rasa empati itu?" tulis akun Hasudungan Rudy Yanto Sitohang di akun Facebook-nya.
"Dimana etika dan empati ibu ibu yang berfoto di lokasi musibah ini?" tulis salah satu pengguna Facebook lain dalam komentarnya.
"Gimana ceritanya kok bisa2nya selfie ditengah berduka," tulis pemilik akun Dwi di linimasa Facebook.
Aksi berfoto di lokasi bencana atau kecelakaan ini mengingatkan kita pada kejadian saat Gunung Merapi meletus pada April 2014 atau gempa bumi di Nepal pada April 2015 lalu.
Saat itu, banyak "wisatawan" yang datang ke lokasi bencana dan berfoto-foto lalu mengunggahnya ke media sosial. Foto-foto tersebut juga menyebar dan mendapat reaksi kecaman dari netizen.Tribun medan