Featured Video

Jumat, 14 Agustus 2015

Istora Makin Berisik di Babak yang Kian Krusial

Istana Olahraga (Istora) menunjukkan wajah yang sebenarnya bagi para kontestan Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Istora kembali berisik dan membahayakan pemain yang tampil buruk.

Istora tak dipadati penonton di babak pertama hingga ketiga kejuaraan dunia bulutangkis. Tapi, itu saja sudah membuat beberapa pemain terkesan.

"Saya tak menyangka Istora sudah riuh dengan penonton meski masih ada di babak ketiga," kata Lee Yong Dae, pemain bulutangkis Korea Selatan, Kamis (13/8/2015) kemarin.

Situasi berbeda ditunjukkan Istora hari ini, Jumat (14/8). Tribun makin padat diisi penonton, terutama area VIP.

Seiring makin siang, tepat saat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat menghadapi Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, Istora makin berisik.

Istora makin riuh saat Linda Wenifanetri tampil di laga berikutnya. Istora seakan mau roboh saat Linda Weni bisa menyamakan kedudukan 20-20 dengan Tai Tzu Ying dari Taiwan di gim kedua. Linda akhirnya bisa membalikkan keadaan dan akhirnya menang tiga gim 14-21, 22-20, 21-12.

"Saya berterima kasih kepada suporter. Meskipun saya sudah tertinggal mereka tetap mendukung sehingga membuat saya tidak sendirian di tengah lapangan," kata Linda Weni usai pertandingan.

Hari ini, ada enam wakil Indonesia yang tampil. Linda dan Tontowi /Liliyana sudah bermain dan memastikan tempat di semifinal. Sementara itu, Praveen Jordan/Debby Susanto harus terhenti di babak delapan besar.

Saat ini sedang bertanding Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi masih akan bermain hari ini