Featured Video

Jumat, 27 November 2015

Lawakan "Nov" dan "Trending Topic" yang Buat Megawati Tertawa

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Candaan Dedi 'Miing' Gumelar, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang juga komedian sontak membuat Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tertawa.

Lawakan ini disampaikan Miing saat menjadi pembawa acara pembukaan pagelaran ketoprak bertema 'Bangun Majapahit' yang digelar PDI-P di Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015).

Miing ditengah kata pengantarnya tiba-tiba mengangkat telepon genggamnya kemudian berbicara dengan seseorang.

"Halo? Oh Nov, ini saya lagi mengisi acara," ujar Miing. Kemudian Miing pun menyinggung soal 'trending topic' dengan orang yang mengubunginya itu.

"Oh iya jadi trending topictrending topic dan semoga jadi hidayah juga ya," ucap Miing.

Tawa pun pecah seketika dari bangku penonton, tak terkecuali Megawati.

Banyak penonton yang hadir menduga candaan Miing berkaitan dengan isu terhangat 'papa minta saham' dan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden yang diduga dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Setya Novanto.

Namun, Miing buru-buru menjelaskan dengan siapa dia berbicara. Ia mengaku bicara dengan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinov Chaniago kepada para penonton, supaya penonton tidak menduga-duga.

"Ini, tadi Pak Andrinov, mantan menteri," kilah Miing.

Selain itu, personil grup lawak "Ngelaba" itu juga meledek Bambang Pamungkas, pesepakbola yang kebetulan menjadi salah satu pemain dalam ketoprak tersebut. Celotehannya kembali membuat penonton tertawa, termasuk Megawati.

"Bambang pamungkas ini pemain sepakbola. Karena PSSI dibekukan, sekarang main ketropak," seloroh Miing.

Dalam acara ini, selain Megawati hadir juga Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayah, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto dan sejumlah politisi PDI Perjuangan lainnya.Sumber Original