Featured Video

Jumat, 06 November 2015

Rossi Menyesali Perbuatannya di Sepang

Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, bereaksi saat menghadiri konferensi pers jelang GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Kamis (22/10/2015).

 Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku menyesal berlomba di luar jalur saat terjadinya insiden dengan Marc Marquez pada lomba GP Malaysia di Sirkuit Sepang, dua pekan lalu.

Akibat tindakannya tersebut, Rossi mendapat hukuman tiga poin penalti dari Race Direction karena dianggap memacu motornya dengan membahayakan. Digandakan dengan poin penalti yang sebelumnya ia terima di Misano, Rossi harus berlomba di posisi belakang grid.

Rossi juga dipersalahkan karena dianggap menendang Marquez hingga terjatuh di Sepang.  Namun, tindakan Rossi memepet Marquez dianggap merugikan secara waktu buat pebalap asal Italia ini.

"Sayangnya, saya memang tak punya pilihan. Saya hanya menyesal harus melebar dan tidak mau mengikuti jalur yang normal. Namun, saat ini, kita lebih baik bicara tentang lomba akhir pekan ini," kata Rossi.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah menolak banding yang diajukan pihak Rossi dan  menguatkan keputusan yang mengharuskan Rossi berlomba dari belakang. Saat ini, Rossi unggul tujuh poin di depan rekan setimnya dari tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.
 

"Berlomba dari belakang grid jelas membuat semuanya lebih sulit. Namun, saya akan mencoba berlomba secara maksimal, tetap berkonsentrasi dan berlomba sebaik mungkin pada akhir pekan ini. Kita lihat saja apa yang akan terjadi."