Featured Video

Sabtu, 06 Agustus 2011

Gunung Marapi Terpantau Masih Aman


PADANG, KOMPAS.com - Setelah mengeluarkan semburan abu vulkanik pada Rabu (3/8/2011) lalu, Gunung Marapi di Sumatera Barat pada Jumat (5/8) terpantau aman.
Dengan demikian, sudah dua hari sejak Kamis (4/8/2011) lalu gunung gunung api bertipestratovolcano dengan ketinggian 2.891,3 meter di atas permukaan laut itu, belum lagi menunjukkan peningkatan aktivitas.
Koordinator Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Ade Edward, memastikan hal itu pada hari Jumat (5/8/2011) ini. Ia mengatakan, kondisi Gunung Marapi akan terus dipantau dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Jika memang tidak ada aktivitas yang mengkhawatirkan, status waspada yang kini dikenakan bisa kembali diturunkan menjadi normal seperti sebelum Rabu lalu. Ia mengatakan, berdasarkan sejarah letusan, Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, cenderung tidak mematikan.
"Berdasarkan sejarahnya, baru pada 1975 terjadi letusan dengan 20 orang korban," ujar Ade.
Ia memastikan, berdasarkan hasil analisa tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologiyang berpusat di Bandung, jika sampai terjadi pun letusan Gunung Marapi takkan sedahsyat Gunung Merapi di Yogyakarta.
Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanahdatar, Eko Markos, mengatakan, pihaknya juga belum menambah jumlah posko. " Masih seperti kemarin," kata Eko.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, pada hari yang sama mengatakan, saat ini pemerintah memang hanya meningkatkan kesiapan dalam status waspada. "Kami baru beraksi setelah statusnya menjadi siaga," kata Irwan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar