Featured Video

Minggu, 12 Februari 2012

Padang-Hildesheim perkuat jalinan Kota Kembar

Indonesia-Jerman. (ANTARA News/Lukisatrio)




Padang  - Pemerintah Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dan Hildesheim, Jerman, memperkuat kembali jalinan kerja sama sebagai Kota Kembar atau Sister City Padang-Hildesheim melalui perguruan tinggi di kedua wilayah.


"Unversitas HAWK Hildesheim dan sejumlah perguruan tinggi Kota Padang di antaranya Universitas Bung Hatta, Universitas Andalas dan lainnya itu akan membentuk kerja sama antara lain dalam bidang pertukaran mahasiswa dan program `double degree`," kata Wakil Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansyarullah, dalam keterangan tertulisnya dari Jerman yang disampaikan Hubungan Masyrakat Pemerintah Kota (Humas Pemkot) Padang, Minggu.

Di Jerman, Mahyeldi Ansharullah, bersama Pemerintah Kota Hildesheim mengadakan malam pengalangan dana sekaligus malam informasi tentang Kota Padang.

Acara ini digagas Wali Kota Hildesheim, Dr Kurt Machens, didukung oleh Konsulat Jendral RI di Hamburg, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, Organisasi Kemanusiaan MER-C Jerman dan HAWK University Hildesheim, perguruan tinggi yang sudah menjalin kerja sama dengan Universitas Bung Hatta sejak 1988 dan masyarakat Minang dan Indonesia yang berdomisili di Jerman.

Kerja sama yang dijalin termasuk membahas peluang pengiriman staf Pemkot Padang ke Hildesheim untuk mengikuti pendidikan singkat di bidang manajemen lingkungan, pengolahan limbah, sanitasi dan tata ruang.

Sementara itu, hubungan Kota Kembar Kota Padang-Hildesheim akan memasuki usia yang ke-25 tahun atau seperempat abad pada tahun 2013. 

Kedua pihak juga mengharapkan hubungan "Sister City Padang-Hildesheim" yang sempat renggang pascagempa 2009 dapat ditingkatkan kembali agar dapat membawa kemajuan di segala bidang bagi Kota Padang. 

Mahyeldi mengatakan, melalui program malam penggalangan dana dan informasi ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Hildesheim terhadap Kota Padang sekaligus untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat Kota Hildesheim tentang keadaan Kota Padang pascagempa tahun 2009.

"Masyarakat Kota Hildesheim pada 2009 juga secara spontan mengumpulkan dana dan mengirimkannya ke Kota Padang," kata Mahyeldi.

Dana yang terkumpul pada acara tersebut telah diserahkan pada MER-C Frankfurt untuk seterusnya disalurkan ke Pemkot Padang untuk pembangunan sekolah dan rumah sakit yang tahan gempa.

Pada acara malam dana dan informasi tersebut, dari Pemerintah Kota Padang mewakili Wali Kota Padang hadir Wakil Wali Kota Mahyeldi SP yang didampingi oleh H Hervan Bahar (Kepala Bappeda Kota Padang), H Dian Fakri (Kepala TRTB Kota Padang) dan Hendri Agung I (staf pribadi wali kota).

Turut hadir Konsulat Jendral RI di Hambur Ibu Marina Estella Anwar Bey dan Atase Pendidikan KBRI Berlin Yul Y Nazaruddin. Namun demikian sehari sebelum malam penggalangan dana ini, ibu Konjen RI di Hamburg telah mengundang Wakil Wali Kota Padang beserta rombongan untuk makan malam di kediaman resmi Konsulat Jendral RI di Hamburg. 

Selain beramahtamah, pada acara makan malam tersebut juga didiskusikan objek-objek yang berpotensi untuk kerj asama "Sister City Padang - Hildesheim"

Dari pihak tuan rumah, Pemerintah Kota Hildesheim diwakili oleh Mrs Beate Konig Deputy, Wali Kota Hildesheim beserta jajaran, Prof Dipl Ing Burkhard Bretschneider dan Prof Dr Ing Hans-Peter Leimer dari Hawk University Hildesheim dan Dr Mohamad Adam yg merupakan perwakilan dari MER-C Jerman.
(T.F011/S023)
Editor: Priyambodo RH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar