Featured Video

Kamis, 28 Juni 2012

Kenapa Ronaldo Jadi Algojo Kelima?


FOTO:AFP/Franck Fife
Donetsk - Sebuah tanda tanya besar muncul setelah kekalahan Portugal di semifinal Piala Eropa 2012. Kenapa Cristiano Ronaldo tak mendapatkan jatah menendang lebih awal dalam adu penalti?

Portugal tersingkir di semifinal usai dikalahkan Spanyol di Donbass Arena, Donetsk, Kamis (28/6/2012) dinihari WIB. A Seleccao das Quinas kalah dalam adu penalti dengan skor 2-4.

Yang cukup mengejutkan adalah Ronaldo tidak mendapatkan jatah menendang awal dalam adu penalti. Padahal, sang kapten adalah eksekutor penalti alami, baik di level klub atau timnas.

Ya, mudah ditebak. Ronaldo dipersiapkan sebagai penendang kelima di belakang Joao Moutinho, Nani, Pepe, dan Bruno Alves. Biasanya penendang kelima ini memang cukup menentukan hasil adu penalti.

Akan tetapi, kegagalan Moutinho dan Alves dalam menjalankan tugasnya membuat Ronaldo akhirnya malah tak mendapatkan kesempatan menendang karena sudah tak memengaruhi hasil. Ronaldo menendang atau tidak, Portugal akan tetap kalah.

"Jika saat itu kedudukan 4-4 dan dia menendatang penalti terakhir, maka kami akan bicara dengan cara yang berbeda. Ini soal strategi dan kami sudah menentukan itu sebelumnya," ungkap Bento di AFP.

Banyak orang bertanya-tanya kapa Ronaldo menjadi algojo terakhir. Bahkan, mantan petenis Australia, Pat Cash, sampai bertanya-tanya mengapa penendang terbaik seperti Ronaldo mesti menendang terakhir.

"Adakah yang dapat menjawab pertanyaan saya mengapa penendang penalti terbaik Portugal menjadi penendang terakhir? Bukankah yang terbaik seharusnya yang pertama menendang? Seorang bek menendang lebih dulu daripada dia???" kicau Cash lewat akun Twitter-nya.

Sementara itu, salah seorang jurnalis CNN, Piers Morgan, menulis di akun Twitter-nya:

"Masih mencoba mengerti apakah Ronaldo memang pemburu kemenangan yang egois...atau hanya pemain seharga 80 juta (poundsterling) yang tak dapat menendang penalti," kicau Morgan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar