Featured Video

Rabu, 04 Juli 2012

Pakaian Dalam Pun Dijemur di Pagar Kantor DPRD Sumut


Kompas/Aufrida Wismi Warastri
Pagar Kantor DPRD Sumut berubah jadi jemuran.
  Sekitar seratus meter pagar kantor DPRD Sumatera Utara  Selasa (3/7/2012) berubah jadi tempat menjemur baju. Terlihat berbagai baju orang dewasa, anak, sarung, handuk, bahkan pakaian dalam laki-laki dan perempuan dijemur di pagar kantor DPRD Sumut.

Pemandangan itu begitu mencolok saat pengguna jalan melewati Jalan Imam Bonjol, Medan, kota yang baru saja menerima Adipura. Puluhan pakaian itu dijemur di pagar oleh puluhan warga Padanglawas yang sudah lebih tiga minggu menginap di halaman kantor DPRD Sumut sebagai buntut konflik 1.500 hektar lahan warga dengan PT SRL dan PT SSL.
Mereka mendirikan tenda dan mencuci baju di kamar mandi DPRD Sumut selama tiga pekan terakhir. Belasan orang bahkan telah menjahit mulut mereka. Seorang pengunjuk rasa mengatakan tiap hari mereka mencuci, terutama para ibu yang membawa anak-anak. Aktivitas di tenda pun berlangsung seperti layaknya rumah, serta ada ruang untuk memasak.
"Kami akhirnya bertemu DPRD Sumut, Kepala Polda Sumut, dan tokoh-tokoh Padanglawas tadi siang. Kami menunggu rekomendasi mereka yang bakal dikeluarkan sore ini. Kalau rekomendasinya bagus kami pulang, kalau tidak ya kami tetap menginap," tutur Lambert Situmorang salah satu tokoh warga.
Jika mereka tidak puas dan tidak mau pulang, maka pagar DPRD Sumut pun akan terus jadi jemuran.


KOMPAS.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar