Featured Video

Kamis, 02 Januari 2014

Pesta Kembang Api di Jam Gadang


Pesta kembang api di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi saat pergantian tahun, meriah. Langit terang benderang oleh pendaran cahaya. Jauh lebih meriah dibandingkan pesta di Bunderan HI, Jakarta. 


Di Padang, pesta juga meriah, mulai dari hotel-hotel sampai ke Pantai Padang. Jalanan penuh oleh kendaraan. Bukan untuk apa-apa, namun sekadar melepas penat bekerja.
Selasa (31/12) malam di kawasan taman Jam Gadang manusia menyemut. Pesta kembang api yang berlangsung sekitar 30 menit itu juga diiringi dengan suara trompet, sirine dan klokson mobil, sehingga suasana pergantian tahun baru itu benar benar meriah serta mengundang decak kagum puluhan ribu pengujung yang memadati loksi itu.
Pantauan Singgalang di lapangan, jumlah pengunjung yang datang ke Bukittinggi untuk menyambut pergantian tahun baru diperkirakan 50 ribu lebih, perkiraan itu juga diperkuat oleh berbagai pihak yang menyaksikan langsung keramaian pengujung dalam malam pergantian tahun baru tersebut.
Mereka dari Sumbar dan provinsi tetangga seperti Aceh, Medan, Jambi, Riau, Palembang, Bengkulu dan berbagai daerah lainya. Sebagian besar para pengunjung itu terkonsentrasi di kawasan Jam Gadang karena lokasi itu merupakan kawasan yang sangat primadona dalam menyaksikan malam pergantian tahun baru itu.
Walikota Bukittinggi Ismet Amzis saat pemantauan di pos pengamanan operasi lilin Polres Bukittinggi, bersama Muspida dan SKPD, menyatakan Jam Gadang merupakan salah satu pusat peringatan pergantian tahun, terbukti kawasan itu dibanjiri puluhan ribu pengunjung baik dari dalam maupun luar Bukittinggi.
“Ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Ismet.
“Namun dengan padatnya masyarakat di lokasi taman pedestrian Jam Gadang beberapa pengunjung sempat mengalami pusing, dehidrasi, dan mereka ditangani langsung petugas dari dinas kesehatan di pos operasi lilin Polres Bukittinggi,” jelasnya.
Kapolres Bukittinggi AKBP. Amirjan menjelaskan dalam pengamanan malam tahun baru itu pihaknya telah 2/3 kekuatan atau 303 personel, kemudian didukung oleh personil dari TNI, Dishub, Satpol PP, dan petugas dari instansi terkait lainnya. “Yang dikerahkan berjumlah 553 personil,” ujar Amirjan.
Padat merayap
Ribuan kendaraan bertumpah ruah di jalanan Padang, menjelang malam pergantian tahun baru. Akibatnya, kemacetan pun tak terelakan lagi.
Petugas gabungan 1.214 personil disebar di beberapa titik. Menjelang malam pergantian tahun baru telah terjadi kemacetan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pemuda, Pujasera, Jalan Niaga, Jalan Proklamasi, Bagindo Aziz Chan, dan Alang Laweh.
Sekitar pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, hampir seluruh jalan dipadati kendaraan roda empat dan dua. Di Jalan Veteran, Juanda, Pemuda, Niaga, Batang Arau, Jalan Baru Bandar Purus hingga Pujasera terjadi kemacetan total. Sehingga saat pergantian tahun baru, pengemudi yang terjebak macet di kawasan taplau terpaksa keluar dari kendaraannya untuk melihat letusan kembang api yang menyala di langit.
Sedangkan di kawasan Gor Agus Salim pun juga dipenuhi ribuan masyarakat dalam pergantian tahun baru. Seluruh jalan kembali normal sekitar pukul 03.30 WIB.
Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana mengatakan, pada saat malam pergantian tahun berjalan aman dan tanpa kendala. Seluruh personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan tidak ada mendapatkan kendala. Tidak itu saja, lima pos pengamanan juga telah di sebar di Jembatan Siti Nurabaya, Pujasera, Danau Cimpago, depan Hotel Axana, dan samping Plaza Andalas untuk pengamanan malam pergantian tahun. 
s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar