Featured Video

Rabu, 09 April 2014

Advan Bidik Segmen Mahasiswa Lewat T5C

Smartphone produk Advan
Smartphone produk Advan

Advan, produsen tablet dan "smartphone", serius membidik pasar penjualan dari segmen mahasiswa dan anak muda melalui produk andalannya berlabel Vandroid T5C.


"Melalui produk tablet Vandroid T5C dengan dimensi delapan inci ini, kami sasar kalangan muda dan mahasiswa," kata Marketing Promotion Advan Happy Hilvianti di Semarang, Selasa.

Menurut dia, produk tablet terbaru Advan itu memiliki berbagai fitur unggulan yang memudahkan kegiatan dan aktivitas kalangan muda, apalagi dibanderol dengan harga relatif terjangkau.

Dengan kisaran harga yang ditawarkan di bawah Rp2 juta, dia optimistis penjualan produk tablet terbaru Advan itu mampu mencapai sekitar 10.000 unit setiap bulannya secara nasional.

Untuk penjualan seluruh produk Advan, Happy menyebutkan pada tahun lalu setidaknya mampu menyentuh sebanyak 12 juta unit, dan pada tahun ini ditargetkan bisa naik sampai dua kali lipat.

"Tentunya, target peningkatan penjualan sebesar itu tidak bisa dilepaskan dari makin banyaknya varian produk yang dikeluarkan Advan, termasuk tablet Vandroid T5C ini," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Vandroid T5C itu memiliki dimensi hanya 8 inci. Namun, tampilan yang dihasilkan berkualitas HD (high definition), didukung perangkat yang mampu membuat kinerjanya maksimal.

Sementara itu, Business Executive Advan wilayah Jawa Tengah Hengky Setianto menyebutkan bahwa produk Vandroid T5C sejak pertama diluncurkan Februari lalu sudah mendapatkan pasar bagus di wilayah itu.

"Sampai saat ini, produk Vandroid T5C sudah terjual lebih dari 5.000 unit di wilayah Jateng. Ini menunjukkan minat pasar di wilayah Jateng yang sedemikian besar, terutama kalangan anak muda," katanya.

Ia menargetkan penjualan produk Advan ke depannya akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya produk-produk terbaru yang hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan segmentasinya.

"Kontribusi terbesar penjualan produk Advan selama ini memang masih pada tablet, sekitar 50 persen. Namun, ke depannya untuk produk 'smartphone' akan terus digenjot agar semakin maksimal," kata Hengky.s