Featured Video

Kamis, 15 Januari 2015

Hari Ini, Lagi LagiCharlie Hebdo Rilis Kartun Nabi Muhammad

 
Redaksi baru Charlie Hebdo menangis ketika menggelar jumpa pers. Kemarin mereka menunjukkan sampul depan majalah Charlie Hebdo yang kembali menggunakan kartun Nabi Muhammad. (13/01/2015) (REUTERS/Philippe Wojazer)

Kejadian teror yang menimpa kantor majalah mingguan satir, Charlie Hebdo pada pekan lalu, rupanya tidak membuat mereka ciut. Bahkan pada hari ini, mereka kembali merilis edisi terbaru dengan menggunakan sampul depan kartun Nabi Muhammad. 

Kantor berita Reuters, edisi Selasa, 13 Januari 2015, melaporkan untuk edisi kali ini dibuat secara khusus dan bahkan redaksi telah mengantisipasi akan adanya permintaan yang tinggi terhadap majalah tersebut. Apabila biasanya Charlie Hebdo hanya dicetak sebanyak 60 ribu kopi, maka untuk edisi hari ini, mereka mencetak 1 juta kopi majalah. 

Dalam sampul depannya, Charlie Hebdo membuat kartun Nabi Muhammad yang tengah berurai air mata dan tengah memegang kertas bertuliskan "JE SUIS CHARLIE (saya Charlie)" di bawah tajuk pemberitaan "TOUT EST PARDONNE" (semua dimaafkan). Setelah sebelumnya, desain sampul depan diumumkan melalui akun Twitter harian Liberation, maka pada Selasa kemarin, redaksi Charlie Hebdo menggelar jumpa pers untuk membahas edisi terbaru majalah tempat mereka bekerja. 

"Saya menulis semua dimaafkan dan saya menangis," ungkap Renald Luzier yang membuat kartun Nabi Muhammad itu. 

Dia menambahkan, bahwa itu sampul depan yang akan diedarkan. 

"Ini bukan sesuatu yang diinginkan oleh para teroris dan bisa kami gambar. Saya tidak khawatir sama sekali. Saya percaya kemampuan humor publik," imbuh Luzier. 

Selain Nabi Muhammad, di dalam majalah itu, juga akan dimasukkan tokoh agama dan politis lain yang diolok-olok. Hingga, saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Prancis terkait edisi baru Charlie Hebdo

Menurut keterangan dari juru bicara perusahaan yang mendistribusikan Charlie Hebdo, Michel Salion, untuk gelombang pertama, mereka akan mencetak sebanyak 1 juta kopi yang tersedia di hari Rabu dan Kamis. Kemudian, 2 juta kopi lagi akan dicetak sesuai dengan permintaan. Selain itu, mereka juga mencetak majalah tersebut dalam 16 bahasa yang berbeda. 

"Kami telah meminta sebanyak 300 ribu kopi untuk didistribusikan ke seluruh dunia. Bahkan, permintaan itu terus meningkat setiap jamnya," ungkap Salion. 

Dia menambahkan, untuk edisi internasional, biasanya Charlie Hebdo hanya menerbitkan sekitar 4.000 kopi. 

"Satu juta kopi akan diterbitkan. Pada hari Kamis, keputusan kemungkinan akan diambil untuk mencetak kopi tambahan. Sehingga, kami akan mencetak antara 1 juta, hingga 2 juta jika diperlukan," imbuh Salion. 

Pada pekan lalu, sebanyak 12 orang tewas diberondong peluru AK-47 saat kakak beradik Kouachi menyerbu kantor Charlie HebdoV