Featured Video

Kamis, 10 Maret 2016

Rossi Sebut Marquez adalah Musuh Abadinya

Pembalap Italia, Valentino Rossi, berbicara dengan anggota tim usai balapan dalam seri GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad (8/11).

Pembalap MotoGP, Valentino Rossi, menegaskan bahwa persaingannya dengan Marc Marquez akan terus berlanjut pada musim balap tahun ini. Pembalap Yamaha Movistar tersebut menegaskan, Marquez adalah musuh abadinya di era sekarang.

Dendam yang membera tampaknya masih tersimpan di benak Rossi. Dia masih teringat akan ulah pembalap Honda tersebut di Sirkuit Sepang, Malaysia, tahun lalu. Ketika itu, Rossi dan Marquez terlibat insiden yang menghebohkan pencinta MotoGP. Insiden itu mengakibatkan the Baby Alien terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Rossi pun mendapat hukuman menjalani start dari posisi buncit pada seri terakhir 2015 yang berlangsung di Spanyol, Valencia.
Meski start dari posisi terakhir, Rossi mampu merangsek ke posisi keempat. Namun, usahanya percuma karena Jorge Lorenzo dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2015. The Doctor terlihat kesal karena sepanjang balapan di Valencia, Marquez tidak memberikan perlawanan kepada Lorenzo.
"Setelah kejadian pada musim lalu, (hubungan kami) tidak bisa sama seperti dulu. Semua orang bisa melihat hal yang sebenarnya dia (Marquez) pikirkan," kata pembalap asal Italia itu, seperti dikutip dariMotor Sport, Kamis (10/3).
Pria yang juga sebagai pendukung tim sepak bola Inter Milan ini juga tidak akan pernah melupakan kelakuan Marquez dalam dua seri terakhir MotoGP 2015. Kelakuan Marquez "menghancurkan" gelar juara dunia MotoGP Rossi yang sudah di depan mata.
"Saya tidak bisa melupakan yang sudah dia lakukan. Saya akan munafik jika mengatakan itu (berbaikan) dan berjabat tangan dengannya. Saya tidak bakal melupakan yang sudah terjadi," kata mantan pembalap Ducati tersebut.
Dia pun menegaskan, Marquez sudah menjadi musuh abadinya sejak kejadian di Sepang dan Valencia. "Hubungan kami tidak bisa dipulihkan lagi. Saya lebih suka melakukan hal yang nyata, tidak mau berpura-pura," ujar Rossi.r