Featured Video

Minggu, 11 September 2011

Longsor Kubur Satu Keluarga-Pariaman



googleLOkasi Pariaman, Sumatera Barat
PADANG, KOMPAS.com - Bencana tanah longsor mengubur satu keluarga pada hari Sabtu (10/9/2011) di Korong Barang-barangan, Nagari Sungai Sariak Malai, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.
Korban terdiri atas ayah, ibu, seorang anak perempuan , dan seorang anak laki-laki.
Koordinator Manajer Pusat Pengendalian Operasi
Penanggulangan Bencana Sumatera Barat, Ade Edward, di Padang, Sabtu malam, mengatakan, korban tewas adalah ayah Syambri (35), ibu Rosna (30), serta dua anak mereka Lia (6),dan Ali (3).
Ia menambahkan, bencana tanah longsor itu terjadi pada Sabtu pagi, saat keluarga petani itu masih tidur lelap.
"Lokasinya terpencil, sehingga baru diketahui pada siang hari," kata Ade mengenai informasi bencana yang baru merebak di Padang, pada malam hari itu .
Evakuasi korban yang melibatkan warga dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padangpariaman, berhasil menemukan seluruh korban untuk kemudian dikebumikan.
Ia menambahkan, longsor yang menimbun rumah korban itu terjadi akibat hujan deras yang tidak kunjung berhenti. Peristiwa itu juga dinilai tidak berhubungan dengan gempa bumi pada Sabtu sore dengan kekuatan 4,3 skala Richter yang berpusat di 26 kilometer arah barat daya kawasan Sungai Limau, Padangpariaman.
"Sejak semalam sebelumnya hujan terus turun. Letak rumah itu pun  berada di bawah kawasan perbukitan," kata Ade.
Ia mengatakan, kewaspadaan memang perlu ditingkatkan terutama pada waktu rawan saat sebagian orang maish terlelap.
Menurut Ade, potensi bencana tanah longsor masih mungkin terjadi mengingat relatif labilnya kondisi perbukitan di sebagian wilayah Sumbar. Hujan yang terus turun dalam beberapa hari terakhir ini, juga dinilai menambah potensi bencana.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar