Featured Video

Minggu, 11 September 2011

Turki Usir Dubes Israel




ANKARA, KOMPAS.com — Turki mengusir duta besar Israel untuk Ankara, Jumat (2/9/2011), dan menangguhkan semua hubungan militer dengan negara yang pernah menjadi sekutunya.
Tindakan itu dilakukan setelah sebuah laporan PBB yang mengecam penggunaan kekuatan berlebihan oleh Israel terhadap satu armada bantuan Gaza.

"Dalam hal ini, tindakan-tindakan yang dilakukan adalah: hubungan antara Turki dan Israel akan diturunkan menjadi tingkat sekretaris dua. Semua pejabat di atas tingkat sekretaris dua, terutama duta besar, akan dipulangkan ke negara mereka paling lambat Rabu (7/9/2011)," kata Menteri Luar Negeri Ahmet Davvtoglu.
Diberitakan sebelumnya, tim investigasi bentukan PBB menyimpulkan bahwa Israel menggunakan kekuatan "berlebihan" terhadap armada bantuan (flotilla) ke Gaza pada Mei 2010. Peristiwa itu menewaskan sembilan aktivis pro-Palestina yang sebagian besar merupakan warga negara Turki.
Temuan lainnya adalah korban tewas mengalami sejumlah luka tembak dari belakang dan jarak dekat. Sementara itu, aktivis yang selamat disebut mendapat perlakuan "kasar" dari pihak Israel.
Tim investigasi pimpinan mantan Perdana Menteri Selandia Baru Geoffrey Palmer itu juga menyimpulkan bahwa flotilla yang dipimpin kapal Mavi Marmara itu bertindak ceroboh dengan mencoba menembus blokade laut oleh Israel terhadap Gaza.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar