Featured Video

Minggu, 02 Oktober 2011

Perwakilan Kemenkes RI Tewas di Kamar Hotel


PAYAKUMBUH, HALUAN- Masyarakat Kota Payakumbuh, Jumat (30/9), dikejutkan dengan tewasnya salah seorang anggota perwakilan Kementerian Kesehatan RI, bernama Hendro Martono (59). Ia ditemukan tewas di salah satu kamar hotel di Kota Payakumbuh.

Korban yang kemudian dike­tahui beralamat di Kampung Baru, Desa Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Cicaras, Jakarta Timur itu ditemukan tewas di kamar 105 yang ia tempati bersama rekannya.
Suasana di hotel kemarin sempat buncah, ketika tersiar kabar ada penemuan mayat di kamar 105.
Beberapa petugas hotel dan tamu hotel berlarian ingin melihat penemuan tersebut ke kamar korban.
Saat petugas hotel membuka pintu kamar, ternyata korban ditemukan tergeletak di tempat tidur dengan posisi telentang. Petugas keamanan hotel tersebut langsung meng­hubungi anggota Polsekta Paya­kumbuh.
"Kejadiannya begitu tiba-tiba. Padahal sebelumnya bapak itu sempat sarapan pagi. Ketika pintu kamarnya dibuka, ia kelihatan seperti masih sedang tidur. Setelah berupaya diba­ngun­kan, ternyata ia tidak memberikan respon. Saat dipe­gang nadi tangannya, sudah tidak ada denyutan.
Sementara leher korban sudah dingin, kakinya juga mulai tampak pucat," jelas Irat, salah seorang petugas hotel yang ada di tempat kejadian peristiwa (TKP), kepada wartawan.
Aparat kepolisian dari Pol­sekta Paya­kumbuh yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP di kamar tersebut.
Dari hasil olah TKP bersa­ma seorang dokter, polisi menyatakan korban sudah me­ninggal dunia.
"Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini petugas  masih meme­riksa penyebab kematian kor­ban. Namun, dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Menurut dokter yang me­meriksa di TKP, korban diduga menginggal kerena serangan jantung," ujar Kapolsekta Paya­kumbuh, AKP Eridal kepada wartawan. Guna penyelidikan lebih lanjut, jasad korban lang­sung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Adnaan WD Payakumbuh untuk menjalani otopsi.Sementara dari keterangan Kadis Kesehatan Kota Paya­kumbuh Merry Yuliesday, Hen­dro merupakan warga Ja­karta yang sedang bertugas di Payakumbuh.
Koordinator perwakilan Kementerian Kesehatan RI itu sedang melakukan riset fasilitas kesehatan (Rifakes) untuk Kota Payakumbuh dan sudah se­minggu berada di kota itu.
"Se­benarya Pak Hendro sudah mau balik ke Jakarta pada Sabtu atau Minggu kemarin. Tapi karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikannya, jadi ia belum bisa balik.
Padahal barang-barangnya sudah di dalam koper semuanya. Sebelumnya Hendro sudah punya riwayat berpenyakit jantung. Kita dari Dinas Kese­hatan Kota Payakumbuh turut berduka dengan kejadian yang menimpa Pak Hendro ini,” ulasnya. (h/zkf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar