Featured Video

Selasa, 08 Mei 2012

Kepala Dikapak, Rp50 Juta Raib


Lagi, aksi perampokan terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Kali ini menimpa seorang sopir bernama Taufiq (29), warga asal Palupuh ketika akan mengantar uang Rp50 juta ke rumah bosnya di Simpang Taluak Jambu Aia. Dia dirampok di sebuah gang sempit tidak berapa jauh dari rumah bosnya, sekitar pukul 00.30 WIB malam kemarin.

Korban diketahui telah dirampok ketika warga sekitar melihat dia tergeletak bersimbah darah sekitar pukul 05.30 seusai salat subuh, Senin pagi kemarin dekat jembatan kayu sekitar 50 meter dari rumah bosnya. Warga yang melihat korban mengira mayat, maka warga minta tolong kepada tetangga sekitar. Akhirnya di ketahui bahwa korban itu adalah Taufiq yang biasa melintasi gang tersebut.
Tak mau ambil resiko, warga langsung memberitahu polisi dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Belakang Balok Bukit­tinggi sekitar lebih kurang satu kilometer dari lokasi kejadian.
Karena korban sudah sering lewat mengantarkan uang di daerah tersebut, diduga aksi perampokan ini telah direncanakan.
Kapolres Bukittinggi, AKBP Eko Nugrohadi kepada Haluan membe­narkan telah terjadi aksi peram­pokan di daerah Jambu Aia, Keca­matan Banuhampu Kabupaten Agam wilayah perbatasan dengan Bukittinggi.
Menurutnya, sekitar pukul 24.00 WIB korban memarkir mobilnya dengan maksud mengantarkan uang ke rumah bosnya di Jambu Aia.
Setelah parkir aman, korban turun dari mobil dan melewati gang sempit. Jarak antara mobil dengan rumah bos korban sekitar 50 meter. Namun warga sekitar melihat ada orang tergeletak di atas jembatan kayu, sekitar pukuk 01.30 dini hari Senin, tapi karena takut saksi membiarkan saja.
Mungkin saksi ketakutan, di­sangka siapa yang tidur di jembatan kayu itu, namun sampai pagi, baru warga berani mendekat. Ternyata Taufiq yang juga sudah biasa dikenal warga sekitar berl­umuran darah di kepalanya.
“Diduga kepala korban dikam­pak oleh perampok itu, hingga korban terkapar yang menyebabkan korban kritis hingga malam ini,” kata Kapolres.
Kapolres sebagai penanggung jawab keamanan di Bukittinggi, telah melakukan olah TKP dan sedang mengumpulkan bahan dan saksi saksi untuk mengejar pelaku. (jon)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar