Featured Video

Kamis, 12 Juli 2012

Kecepatan, Potensi Menakutkan dari Tim "Garuda Muda"


TRIBUN PEKANBARU/DODY VLADIMIR
Para pemain tim nasional U-22 sedang latihan di Stadion Universitas Riau Panam Pekanbaru, Senin (2/7/2012). Pada laga pembuka kualifikasi Piala Asia U-22 di grup E, Indonesia akan berhadapan dengan Australia.


 Kecepatan dan ketangkasan tim nasional Indonesia U-22 yang ditampilkan dalam tiga laga terakhir di babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 menjadi kekuatan yang diakui oleh lawan. Meski dikalahkan 0-1 oleh Australia, Indonesia menang 2-0 atas Timor Leste dan 2-1 atas Makau.


Timnas Makau menilai kecepatan permainan para pemain asuhan Aji Santoso itu bisa menjadi senjata mematikan para lawannya. Pelatih Makau Leung Sui Wing, seperti dilansir ANTARA, mengakui kecepatan lini tengah dan depan tim "Garuda Muda" setelah pasukannya menyerah kalah dalam laga di Stadion Utama Riau, Selasa (10/7/2012), tersebut.

Kecepatan permainan dan serangan balik ke gawang lawan ditopang oleh suplai bola dari lini tengah yang dimotori oleh Rasyid yang terus mengalir. Oleh karena itu, tak heran, Indonesia lebih dulu unggul dengan skor 2-0 hingga akhir babak pertama melalui kaki Hendra Adi Bayauw. Barulah pada menit ke-62, timnas dikejutkan oleh gol Makau.

Tak hanya Makau, timnas Jepang yang akan dihadapi oleh Nurmufid Fastabiqul Khoirot, besok, Kamis (12/7/2012), mewaspadai Indonesia sebagai salah satu tim kuat dengan kecepatan yang baik dalam membongkar lini pertahanan lawan.

"Kita tidak menentukan siapa pemain Indonesia yang paling berbahaya. Secara keseluruhan para pemain Indonesia cukup baik. Sementara semua pemain kami dalam kondisi baik dan kami akan menurunkan pemain terbaik untuk menguasai lapangan tengah," kata pelatih Jepang, Yushasi Yoshida.

Semangat dan suporter

Semangat menjadi salah satu faktor penting pendorong kecepatan para pemain timnas U-22. Usai menang atas Timor Leste, Sabtu lalu, asisten pelatih tim nasional Indonesia U-22, Liestiadi, memuji semangat anak-anak asuhannya dalam laga tersebut.

"Kami tim pelatih sangat mengapresiasi semangat juang anak-anak, karena dengan kemenangan ini, otomatis membuka peluang kita untuk lolos ke putaran final," ujarnya dalam keterangan pers usai pertandingan.

Semangat tinggi pun tak lepas dari faktor tuan rumah dan dukungan yang tinggi dari para suporter. Pelatih Makau, Leung Sui Wing, menyebutkan bahwa timnas Indonesia adalah tim yang kuat. Tak hanya kuat karena kecepatan, tuan rumah unggul dalam hal suporter.

Meski demikian, masih banyak catatan yang harus dibenahi untuk terus melaju ke Piala Asia U-22, 2013 mendatang. Meski puas dengan permainan anak asuhnya saat melawan Makau, terutama soal shoot on goal,  Liestiadi sempat mengeluhkan penampilan tim yang kurang maksimal.

Lini belakang dan tengah masih dirasa kurag optimal dalam mengalirkan bola ke lini depan. Tim pelatih juga menaruh perhatian besar terhadap lini pertahanan tim sambil terus menggenjot semangat dan daya juang para pemain timnas U-22.

bola.kompas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar