Featured Video

Rabu, 20 Maret 2013

Bisa 4 Bahasa? Anda Adalah Seorang Polyglot


Rizal (ist.)
Jakarta - Pemuda berusia 16 tahun asal Amerika Serikat (AS), Timothy Doner, mampu berbicara 20 bahasa dengan tingkatan yang berbeda-beda. Dalam video yang diposting di Youtube, Tim disebut sebagai Polyglot.

Polyglot bukanlah istilah yang banyak diketahui masyarakat umum. Anda tidak salah jika menduga polyglot ini ada kaitannya dengan kemampuan berbahasa.

Di Tanah Air ada komunitas Polyglot Indonesia yang menjadi tempat berkumpul dan bertukar informasi anggotanya. Founder Polyglot Indonesia Arra' di Nur Rizal pun berkenan membeberkan soal Polyglot kepada detikcom, Selasa (19/3/2013).

"Polyglot merupakan istilah pinjaman dari kata yunani yaitu pol�glōttos yang artinya banyak-lidah. poly "banyak" plus glotta "lidah, bahasa" dengan tambahan suffix," tuturnya.

Setahu Rizal belum ada konsensus berapa bahasa yang harus dikuasai untuk disebut polyglot. Tetapi biasanya jika bisa 4 bahasa bisa disebut polyglot. 

"Ini karena orang bisa 2 bahasa disebut bi-lingual dan untuk orang yang bisa 3 bahasa disebut tri-lingual. Istilah ini mirip dengan istilah multi-lingual. Linguist Richard Hudson menggunakan istilah "hyperpolyglot" untuk orang mempunyai kemampuan 6 bahasa atau lebih," jelasnya. 

Berdasarkan Meriam-Webster, istilah polyglot pertama kali digunakan pada tahun 1645. Saat itu istilahnya adalah Medieval Latin polyglōttus yang dipinjam dari istilah Yunani pol�glōttos. Pria yang kini sedang berada di Swedia untuk mengikuti wisuda S2-nya itu menuturkan setidaknya ada 3 hal yang memotivasi seseorang menjadi polyglot. Hal itu adalah budaya, edukasi dan bisnis.

Motivasi karena budaya muncul jika seseorang tertarik dengan gaya hidup kultur lain. Misalnya ingin tahu arti lagu Gangnam Style dan penggemar drama telenovela. 

Sedangkan motivasi edukasi muncul saat orang lain ingin punya kemampuan bahasa yang baik supaya dia bisa kuliah/ sekolah di luar negeri. Sedangkan untuk bisnis contohnya adalah di bidang pariwisata. "Dalam hal pariwisata, promosi yang dilakukan di luar negeri harus dapat dilakukan dalam bahasa setempat. Tidak jarang, duta wisata yang mampu mempromosikan Indonesia dalam bahasa setempat akan lebih disambut dengan penduduk negara tersebut," jelas Rizal.


D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar