Featured Video

Senin, 18 Maret 2013

Penari Seksi Tunggang Langgang, Walikota Meradang

Beri nasehat


PADANG — Walikota Padang, Fauzi Bahar meradang. Pada Minggu (17/3) dinihari, ia membubarkan sendiri pertunjukan aksi beberapa cewek dan DJ seksi di Cafe Bamboe, Danau Cimpago, Purus. Mengetahui kedatangan walikota, spontan pengunjung yang sedang terlena dengan aksi DJ dan penari seksi lari tunggang langgang. Pemilik dan orang-orang yang menjadi backing kegiatan itu tidak bereaksi.



Saat membubarkan pertunjukan itu, walikota hanya turun sendiri tanpa ada pengawalan Satpol PP. Pemilik kafe dan orang-orang yang membekingi tak berkutik. Beberapa orang yang diduga oknum aparat pembeking tempat hiburan itu langsung kucar-kacir melarikan diri.
Walikota datang dengan menggunakan mobil sedan yang tak biasa dipakai saat dinas. Ini dilakukan agar orang di lokasi tak curiga dengan kedatangan walikota. Dengan mengenakan peci dan baju batik, sambil mematik rokoknya, Fauzi Bahar turun dari mobilnya dan berjalan menuju Kafe Bamboe yang bising dengan dentuman musik DJ dan tarian cewek seksi.
Saat walikota masuk ke dalam kafe, seluruh pengunjung kafe tabang ambua. Apalagi saat walikota menghardik bebera cewek DJ yang tengah asyik memainkan musik piringan hitamnya di atas panggung. “Hoii, turun kalian. Bubar!” hardik Fauzi Bahar.
Semua pengunjung kafe kabur. Walikota langsung menanyakan siapa pemilik kafe tersebut. “Siapa pemilik kafe ini?” Tanya Fauzi.
Cuma saja pertanyaan walikota tidak mendapat jawaban memuaskan. Bahkan, rata-rata warga yang ada tutup mulut. Sementara sejumlah induak-induak berteriak-teriak mendukung aksi walikota. “Kami terganggu oleh mereka Pak! Jangan beri izin Pak!” teriak seorang di antara sejumlah induak-induak tersebut.
Bergulat
Tidak berapa lama kemudian, anggota Sat Pol PP tiba di lokasi untuk mengamankan. Melihat Satpol PP datang, seorang pria menghalangi petugas.
Pria yang kemudian diketahui sebagai pemilik properti alat hiburan itu mangarengkang kepada petugas. Karuan saja, pria tersebut dijinakkan. Tak mempan dengan baik-baik, walikota memerintahkan anggota Satpol PP untuk menangkapnya.
Lelaki itu berusaha kabur, tapi berhasil ditangkap lagi. Petugas Satpol PP bersama Komandannya, Nasrul Sugana harus mengeluarkan jurus terakhir dengan cara meringkusnya. Bahkan Nasrul sempat bergulat untuk melumpuhkannya.
“Saya memang sengaja turun dengan cara diam-diam. Sebab kalau turun dengan Satpol PP mereka bubar sebelum kita datang,” ujar Fauzi Bahar.
Dia juga mengatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang diduga sebagai tempat maksiat.
Pria yang menghalangi petugas Satpol PP saat menyita beberapa alat musik, ternyata oknum polisi. Dia mengaku sebagai pengaman tempat tersebut.
“Oknum itu sudah kita laporlan ke Polda dan sepeda motornya Yamaha Bison diamankan di Mapolresta Padang,” kata Kakan Pol PP Padang, Nasrul Sugana.
Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP H. Mainar Sugianto mengaku belum mendapatkan informasi adanya oknum polisi yang dilaporkan Sat Pol PP atas dugaan membekingi tempat hiburan malam. “Saya belum dapat laporan, nanti saya cek,” kata Mainar. 

S


Tidak ada komentar:

Posting Komentar