Featured Video

Rabu, 06 November 2013

200 Pendekar Silat Serang Kampung di Tulungagung

Ulah anggota perguruan silat yang satu ini amat tak pantas ditiru. Bukannya membantu warga dengan ilmu silat yang mereka miliki, para pendekar silat itu justru menyusahkan warga. Sekitar 200 anggota perguruan silat tertentu merusak rumah-rumah warga di Dusun Genengan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa 5 November 2013.


Ada 13 rumah warga yang menjadi korban amukan para pendekar silat itu. Satu mobil pick up milik warga yang terparkir di depan rumah juga menjadi sasaran lemparan batu. Kaca-kaca jendela rumah warga dan mobil itu pun pecah berantakan. Lihat di tautan video ini.

Amuk ratusan pendekar silat itu berawal dari salah satu anggota mereka yang dipukul oleh orang tak dikenal ketika sedang makan di sebuah warung. Orang tak dikenal itu kemudian lari ke arah pemukiman warga di Dusun Genengan, sedangkan pesilat yang dipukul itu mengadu kepada kawan-kawannya.

Ratusan pendekar silat pun bergerak ke Dusun Genengan untuk mencari orang yang melakukan pemukulan terhadap rekannya itu. Namun karena tak berhasil menemukan orang itu, para pendekar tersebut justru melampiaskan kekesalan dengan merusak rumah-rumah warga.

Warga pun mengaku trauma. Mereka juga menyesalkan polisi yang selalu tak berani menangkap para pembuat onar itu. Padahal, menurut warga, kampung mereka sudah sering diganggu dan dirusak oleh massa berseragam silat.

Polres Tulungagung menyatakan masih mencari pelaku pemukulan terhadap satu anggota perguruan silat itu. Mereka juga menyelidiki para pendekar silat yang berusak rumah warga, dan hendak mengumpulkan kelompok yang diduga terlibat aksi anarkis tersebut.

s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar