Featured Video

Senin, 31 Maret 2014

Pengamanan Tour de Singkarak 2014 Melebihi Pengamanan Terhadap Presiden




Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat menyatakan, pengamanan Tour de Singkarak (TdS) 2014 akan melebihi pengamanan terhadap kepala negara. Hal itu disebabkan pelaksanaan TdS memerlukan jalur-jalur yang betul-betul steril dari lalu lintas warga masyarakat. 


"Jadi, pengamanan Tour de Singkarak melebihi pengamanan VVIP, karena Presiden saja kalau ke sini tidak ada pakai tutup jalan," kata Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Polda Sumbar Ajun Komisaris Besar Datuk Zulfahmi, di Padang, Minggu (30/3/2014). 

Menurut Zulfahmi, jalur yang steril dibutuhkan untuk menghindarkan terjadinya kecelakaan selama berjalannya lomba. Ia mengatakan, ada beberapa titik di dalam sembilan rute TdS 2014 yang rawan kecelakaan. Adapun titik itu, kata dia, salah satunya yang menghubungkan Bukit Tinggi dan Puncak Rawa. 

"Di jalur itu, jalanannya banyak yang turunan, tapi ditambah dengan banyaknya rumah-rumah penduduk," ucap Zulfahmi. 

"Karena itu, nanti perlu dilakukan sosialisasi supaya warga tahu bahwa nanti pada tanggal sekian, jalan ini mau dipakai lomba," katanya lagi. 

Selain itu, Zulfahmi juga membahas mengenai titik-titik yang rawan mengalami kemacetan. Menurutnya, titik-titik yang sering mengalami kemacetan selama pelaksanaan TdS terletak di sekitar jalan masuk atau keluar dari Sumatera Barat. 

"Kami menyarankan agar bupati-bupati yang daerahnya dilalui untuk menyediakan kantong-kantog parkir sehingga nanti pengendara-pengendara yang kendaraannya tidak bisa jalan, bisa rehat sejenak untuk menyaksikan lomba. Dan sediakan juga pasar-pasar rakyat," tukasnya. 

Ajang TdS 2014 sendiri akan digelar pada 7-15 Juni, dimulai dari Padang Pariaman, dan diakhiri di Kota Padang. Dalam penyelenggaraan tahun ini, akan ada sembilan rute yang akan ditempuh oleh para peserta. Rute tersebut akan melalui 18 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat, dengan jarak tempuh sekitar 1.250 kilometer. 

Adapun jumlah peserta mencapai sekitar 160 pebalap yang berasal dari 20 tim. TdS merupakan ajang balap sepeda yang  telah digelar sejak 2009. Saat ini, TdS telah masuk dalam kelas 2.2 dalam kalender Persatuan Balap Sepeda Internasional s