Featured Video

Sabtu, 06 Desember 2014

Ahok Serukan Remaja Jakarta Ramaikan Masjid

shutterstock
Ilustrasi masjid.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menaruh perhatian pada kondisi masjid-masjid di Jakarta.

Ia menyatakan prihatin pada gaya hidup anak-anak muda Jakarta yang ia nilai sibuk pada perkembangan teknologi hingga membuat mereka lupa bersosialisasi.
Kondisi tersebut, menurut Ahok -sapaan Basuki- berdampak pada masjid-masjid di Jakarta yang mulai kehilangan jemaah. Untuk mengatasi hal ini, Ahok memberi tugas dan tantangan bagi remaja masjid (Remais) di Jakarta.
Disebutkan, anggota Remais yang bisa kembali menarik orang-orang untuk senang pergi ke masjid akan diberikan hadiah. Ahok menilai, Remais yang terdiri dari anak muda, lebihmemahami kondisi sekitar sehingga tahu bagaimana caranya menarik kaum muda kembali ke masjid.
"Kalau remaja masjid bisa buat orang balik ke masjid, kamu akan diberikan hadiah. Kami bikin hadiahnya. Misalnya laptop atau komputer. Karena bikin orang ke masjid itu susah, enggak mudah," jelas Ahok dalam keterangan pers yang dikirim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI), Jumat (5/12/2014).
Ujaran Ahok dilontarkan saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI DKI Jakarta, untuk masa bakti 2014-2018. Soal anggaran pengadaan hadiah, Ahok menegaskan akan menyiapkan anggaran pribadi.
"Kalau sedikit, biar saya yang siapin," ujarnya.
Adapun Ketua DPW BKPRMI DKI, Zuhdi Mamduhi mengatakan, BKPRMI sebagai suatu ormas Pemuda Islam, yang memiliki orientasi keislaman, kemasjidan, kepemudaan, kemasyarakatan, dan keIndonesiaan, telah banyak berkiprah di DKI Jakarta.
"Antara lain setiap tahunnya  mewisuda 3.000 pemuda dan pemudi di beberapa Masjid di DKI Jakarta, dalam bidang pendalaman ilmu Al Quran, dakwah, kepemimpinan, dan kewirausahaan, sehingga para pemuda yang telah mendapatkan bekal pendidikan," ujarnya.
Zuhdi mengatakan, BKPRMI bisa menjadi agen perubahan bagi lingkungannya, untuk bisa mengaktifkan berbagai kegiatan di masjid, yang notabane merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM pemuda Islam.
"Sehingga bisa turut berkontribusi bagi pembangunan daerah," bebernya.
Selain Ahok, acara pelantikan dihadiri Sekda DKI, Saefullah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Firman Wahid, Kepala Biro Dikmental Budi Utomo,  Kepala Kesbangpol Fatahillah, anggota DPRD DKI Jakarta Hasan Basri Umar, Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI, Jakarta Zainal Musappa, serta para Tokoh Agama, Masyarakat, dan Pemuda.k