Featured Video

Jumat, 03 Februari 2012

Beredar Ajakan Aksi Blokade Sepeda Motor di Trotoar


KOMPAS/IWAN SETIYAWANIlustrasi
JAKARTA,Kekesalan para pejalan kaki terhadap penyalahgunaan trotoar di Ibu Kota memuncak. Selain banyak trotoar yang dikuasai pedagang kaki lima, bengkel, tukang tambal ban, atau tempat parkir, trotoar kini juga dirampas oleh para pengguna sepeda motor.

Menyikapi hal seperti itu, beredar ajakan kepada para pejalan kaki atau pesepeda untuk memblokade para pengendara sepeda motor yang melewati trotoar.
"Hak pejalan kaki di trotoar sering dirampas secara paksa oleh para pengendara sepeda motor. Sayangnya, pihak kepolisian tidak mencermati hal tersebut," kata Anthony Ladjar dari Koalisi Pejalan Kaki dalam undangannya di berbagai milis, termasuk milis Bike to Work Indonesia.
Aksi blokade bagi pengendara sepeda motor yang merambah trotoar itu direncanakan pada Jumat (3/2/2012) pukul 17.00 - 19.30 WIB. Aksi akan berlangsung di trotoar sepanjang BII - Hotel Pullman (ex Nikko), sekitar Bundaran HI.
Antony meminta mereka yang akan mengikuti aksi tersebut  membawa kaus (t-shirt). Panitia akan menyediakan spanduk dan masker.
Sejauh pengamatan Kompas, membanjirnya sepeda motor tanpa terkendali menjadi masalah yang belum mampu dipecahkan pihak kepolisian maupun Pemprov DKI sebagai pengelola kota. Pada jam-jam sibuk sepeda motor menjadi penguasa jalan, bahkan sering kali melawan arus, menutup jalanan, dan merambah trotoar.
Para pengendara sepeda motor melakukan hal itu untuk mempercepat waktu tempuh mereka di tengah kemacetan Ibu Kota yang semakin tidak terkendali. Ironis, antusiasme warga untuk menggunakan sepeda ke tempat kerja tidak mendapat perhatian dari Pemprov DKI.
http://megapolitan.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar