Featured Video

Rabu, 21 Maret 2012

Antam lepasliarkan Elang Ular Bido di Bogor


Seekor Elang Ular Bido (Spilornis Cheela) bersiap terbang saat akan dilepasliaran di kawasan pertambangan emas PT Antam (Persero) Tbk Pongkor, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jabar, Selasa (20/3). (FOTO ANTARA/Jafkhairi)
 PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) melepasliarkan Elang Ular Bido (SpilornisCheela) di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan.

"Kegiatan ini untuk menjaga keanekaragaman hayati Taman Nasional Gunung Halimun Salak," kata Direktur Operasi Antam, Winardi usai acara seremoni pelepasan hewan ini, Selasa.

Acara dihadiri Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan RI, Kepala TNGHS, dan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat.

Winardi pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Antam dalam membangun dan mengembangkan Pusat Konservasi Keanekaragaman Sumberdaya Hayati (PKKH) di TNGHS.

Selain itu juga sebagai wujud kepedulian Antam terhadap kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi perusahaan, kata dia menegaskan.

Elang Ular Bido ( Spilornis Cheela ) termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem, serta Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 dan No. 8 Tahun 1999.

Antam juga telah membangun fasilitas pusat persemaian dengan kapasitas 500.000 bibit, serta hingga Desember tahun 2011 telah melaksanakan penanaman tanaman diantaranya Puspa (Schima wallichii), Suren (Toona sureni), Ganitri (Elaeocarpus ganitrus), Rasamala (Altingia excelsa), dan Manglid (Michelia velutina) sebanyak 356.973 pohon pada lahan kritis di sekitar TNGHS seluas 700 hektare. 
(T.G001/R010)
Editor: Ruslan Burhanihttp://www.antaranews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar