Featured Video

Sabtu, 26 Mei 2012

Emanuela Diculik untuk Pesta Seks Polisi Vatikan



Telegraph
Emanuela Orlandi, yang berusia 15 tahun ketika menghilang, adalah putri seorang pekerja di Vatikan.
 Seorang pastor pengusir setan terkemuka Gereja Katolik Roma mengatakan, gadis remaja yang hilang di Roma 30 tahun lalu diculik untuk pesta seks oleh sebuah geng yang melibatkan polisi Vatikan dan diplomat asing. Keberadaan gadis itu ataupun motif penculikannya selama ini menjadi misteri yang belum terpecahkan
.

Pater Gabriele Amorth, yang ditunjuk almarhum Paus Yohanes Paulus II sebagai kepala pengusir setan Vatikan dan mengklaim telah melakukan ribuan eksorsisme, mengatakan, Emanuela Orlandi, nama gadis yang hilang itu, kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang. Dalam perkembangan terbaru yang tak terduga dari salah satu misteri Takhta Suci yang tak terpecahkan itu, ia mengatakan, siswi berusia 15 tahun itu diculik dari jalanan pusat kota Roma pada musim panas 1983 dan dipaksa untuk terlibat dalam pesta seks.

"Ini adalah kejahatan bermotif seksual. Pesta-pesta diselenggarakan, dengan seorang polisi Vatikan bertindak sebagai 'perekrut' para perempuan. Jaringan itu melibatkan personel diplomatik dari sebuah kedutaan asing untuk Takhta Suci. Saya yakin Emanuela menjadi korban lingkaran ini," kata Pater Amorth, Presiden Kehormatan Asosiasi Pengusiran Setan Internasional, sebagaimana dilaporkan harian Italia, La Stampa, Selasa (22/5/2012).

Perdebatan tentang siapa yang menculik Emanuela dan apa yang terjadi kepadanya telah berlangsung di Italia selama tiga dekade terakhir. Ada dugaan gadis itu dibawa pemimpin geng penjahat terkenal, yang ingin memberikan tekanan kepada para pejabat Vatikan untuk mengembalikan uang yang diduga telah ia pinjamkan kepada mereka. Orangtua gadis remaja itu merupakan karyawan di Vatikan.

Teori lain menyebutkan, gadis malang itu diculik untuk digunakan sebagai pertukaran bagi pembebasan Mehmet Ali Agca dari penjara. Ali Agca adalah pria Turki yang mencoba membunuh Paus Yohanes Paulus II di Lapangan Santo Petrus pada 1981. Pria itu dikatakan sebagai orang suruhan KGB, dinas rahasia Uni Soviet.

Namun, Pater Amorth (85) menolak adanya "dimensi internasional" dalam kasus itu. Ia mengatakan, seorang ahli arsip Vatikan juga telah sampai pada kesimpulan bahwa Emanuela diculik untuk eksploitasi seksual.

Pater Amorth merupakan seorang imam kontroversial dan blak-blakan. Ia pernah memicu kontroversi ketika mengatakan bahwa buku-buku Harry Potter berbahaya karena buku-buku itu mendorong anak-anak untuk percaya kepada ilmu hitam dan sihir.

Pada awal bulan ini, para penyelidik membongkar makam Enrico "Renatino" De Pedis, seorang pemimpin geng, guna membuktikan klaim lama bahwa jenazah Emanuela terkubur bersama jenazah pemimpin mafioso tersebut. Mereka menemukan jenazah Enrico di makam di Basilika Sant Apollinare di Roma dan ingin menyelidiki tulang-tulang di makam lain di dekatnya. Para penyidik mengatakan, tulang-tulang tak dikenal itu mungkin berasal dari awal abad 19, tetapi tulang-tulang itu sedang dianalisa para ahli forensik untuk melihat apakah ada di antaranya yang mungkin milik Emanuela.

Tahun 2005, seorang penelepon anonim di program kejahatan di TV Italia menyatakan, kunci untuk mengungkap penculikan siswi sekolah itu terletak pada makam si mafioso itu, yang tewas ditembak anggota gangster saingannya pada tahun 1990.


http://internasional.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar