Featured Video

Senin, 27 Agustus 2012

Duka di Ujung Lebaran Warga Koto Baru

DUA REMAJA TEWAS DITELAN OMBAK TAPAKIS-ULAKAN

Tak usai dirundung duka. Le­baran yang seyogyanya dira­yakan dengan gembira, beru­jung duka lara pada Yogi, 16 tahun. Remaja tanggung  ini masih dike­pung sedih. Wajah­nya murung. Ma­tanya basah.

Yogi salah sa­tu tiga orang yang dihempas ganasnya ombak Pantai Tapakis, Keca­matan Ulakan-Tapakis, Pa­dang Pariaman, Jumat (24/8) lalu, saat bersuka ria berlebaran di pantai nan indah itu. Yogi berhasil dise­lamatkan. Tapi dua rekannya,  Riski (17) dan Nasrul Tomi (16) ditemukan telah tewas pada Sabtu (25/6) siang oleh Tim SAR. Keduanya dima­kam­kan di Nagari Koto Baru, Kecamatan X Ko­to, Kabu­paten Ta­nah Datar, kam­pung asal mereka. Warga nagari nan subur inipun ber­kabung.
Yogi berkisah. Pada Jum­at (24/8), bersama tujuh rekannya, mereka mendatangi Pantai Tapakis tujuan mandi-mandi dan berwisata Leba­ran. Ketu­juh rekan sebayanya itu semua berasal  Nagari Kotobaru.
Sesampai di Pantai Tapa­kis, mereka pun menikmati debur ombak. Lalu berke­jaran. Bermain pasir. Tapi, tak ada yang bisa menduga. Saat asyik bermain ombak di bebatuan yangt juga dijadikan pemecah ombak, tiba-tiba malapetaka itu datang. Ombak tinggi menggulung mereka.
Ombak besar yang tak datang­nya tak bisa diprediksi itu, meng­hem­pas mereka yang tengah membe­lakangi laut sekitar pukul 11.30 WIB. Tiga remaja yang masih duduk di MAN Koto Baru inipun dilipat dan diseret gelombang ke tengah laut sekitar 15 meter. Lalu menghilang.
Rekan dan pengunjung lainnya di pantai itu memekik. Warga sekitar pun datang melakukan pencarian. Dan selanjutnya Tim SAR gabungan turun tangan.
“Aku masih bernasib mujur, terleapas dari maut setelah menga­lami hempasan ombak yang cukup ganas. Saat itu saya berjuang melawan ombak. Dan bertarung nyawa. Tak lama, warga datang memberi pertolongan. Saya disela­matkan dalam kondisi lemas,” cerita Yogi kepada Haluan, Sabtu (25/8) saat pemakaman dua rekannya di Koto Baru.
Setelah satu malam menjalani perawatan, Yogi sudah pulih dan sempat menunggu kedatangan jenazah Riski dan Tomi ketika jenazaahnya diangkut dari Paria­man menuju rumah duka di Nagari Koto Baru Tanah Datar.
“Tuhan masih memelihara nyawa saya, namun Riski dan Tomi yang dua  adik kakak saudara sepupu itu meregang nyawa di perairan yang terkesan ganas itu,” kata Yogi  sambil mengusap air mata mengenang nasib tragis yang telah menimpa dua temannya itu.
Belangsukawa pun datang dari Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe. Bupati datang ke rumah duka bersama Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi.
Walinagari Koto Baru Andi Sutan Mangkuto dalam kesem­patan itu menyatakan terima kasih yang cukup tinggi kepada semua pihak yang telah berupaya membe­rikan pertolongan kepada para korban, yang merupakan warganya.
Riski ditemukan anggota Tim SAR Gabungan pada keesokan harinya, Sabtu (25/8) sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Setelah dilakukan proses evakuasi dan otopsi di Puskesmas setempat, ia langsung dilarikan ke rumah duka wilayah Nagari Kotobaru Kecamatan X Koto. Sekitar pukul 15.30 WIB, jenazah Tomi berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi.



sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar