Featured Video

Minggu, 28 Oktober 2012

SAPI MENGAMUK, WARGA BERHAMBURAN


Prosesi penyem­belihan hewan kurban di Masjid Asra Albakri, Olo Ladang Padang, menuai insiden. Sapi yang akan disembelih tiba-tiba mengamuk dan melukai beberapa panitia dan warga yang menyaksikankurban di sekitar masjid, Sabtu (27/10). Seorang warga sempat terjatuh dan diinjak oleh sapi, namun kejadian yang berlangsung sekitar pukul 09.00 ini tidak menimbulkan korban luka serius dan korban jiwa.

Sebelumnya, sapi bali yang diberi no 16 ini juga sempat lepas pada malam hari. Panitia dan warga sempat kewalahan melakukan pengejaran. Dengan berbagai upaya dilakukan untuk menjinakkan. Tidak berapa lama kemudian, sapi tersebut berhasil ditangkap kembali di gang perumahan warga yang tidak jauh dari lokasi masjid.
Sapi besar ini kembali mengamuk saat prosesi pemotongan akan dilakukan pada Sabtu pagi. Warga yang ramai menyaksikan pemotongan hewan kurban di masjid Asra tersebut berhamburan karena sapi sulit dijinakkan oleh panitia kurban. Beberapa panita yang mencoba mengikat kakinya terlihat begitu kewalahan.  Bahkan salah seorang panitia sempat terjatuh dan diinjak oleh sapi tersebut.
Andri (26) warga sekitar, meng­aku cemas saat sapi tersebut mulai mengamuk dan sulit diji­nakkan. Ia mengatakan, awalnya sapi tersebut tidak menunjukkan gelagat akan melawan, namun ketika 3 orang panitian coba menghampiri sapi dan melempar tali, sapi mulai beringas dan melawan. “Saat tali dilempar, sapi mulai melawan dan mendongkak-dongkak,” ujarnya.
Disebutkannya, panitia kesu­litan untuk mendekat karena sapi memiliki tanduk runcing yang bisa membahayakan panitia dan warga yang menonton. Sapi tersebut awalnya sudah berhasil dilum­puhkan dan terbaring di tanah, namun ketika panitia coba me­megangi leher hewan kurban ini meronta dan kembali berdiri dari bangunnya sehingga panitia ter­kaget, namun aksi tersebut tak berlangsung lama karena panitia lainnya dengan sigap membantu.
“Setelah terbaring, sapi kembali berdiri dan membuat kaget,” ujar Andri.
Panitia Kurban, Ben (45) menga­takan, sapi bernomor 16 tersebut memang agak liar diban­dingkan sapi lainnya. Sebelumnya sapi tersebut juga sempat lepas dari pautannya, namun berhasil ditangkap lagi oleh panitia kurban
Salah seorang panitia korban yang terpeleset dan terinjak yang tidak ingin disebutkan namanya kepada wartawan mengatakan, ia terjatuh terpeleset akibat tanah becek di lapangan di sapi tersebut menginjak pahanya.
“Hanya luka sedikit karena jatuh dan terinjak di paha kanan,” katanya.
Ia juga mengatakan setelah berhasil ditangkap, sapi tersebut langsung disembelih oleh panitia kurban. “Alhamdulillah sapi terse­but akhirnya bisa disembelih dengan baik,” katanya. (h/ang)

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar